Polda Pastikan Tersangka Proyek Adpel

In Kasus

BENGKULU,BE– Penyidik Subdit Tipikor Dit Reskrimsus Polda Bengkulu segera mengusut tuntas dugaan korupsi proyek breakwater (penahan gelombang) milik Administrator Pelabuhan (Adpel) Pulau Baai. Kasus dugaan penyimpangan pada proyek senilai Rp 14 miliar itu telah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Penyidik Polda pun memastikan bakalmenetapkan tersangka atas kasus tersebut.
“Saat ini kasus ini telah naik ke tahap penyidikan, akan ada tersangka yang kita tetapkan,”ungkap Direktur Reskrimsus Polda Bengkulu Kombes Pol. Drs. SM. Mahendra Jaya pada BE kemarin.
Mahendra menjelaskan dari hasil penyelidikan pada tahun 2012, Adpel Bengkulu telah mendaptakan dana sebesar Rp 14 miliar dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara).  Dana ini dialokasikan untuk kegiatan pekerjaan pembangunan dinding penahan gelombang di pelabuhan Pulau Baai Bengkulu. Dalam pelaksanaan pembangunannya telah terjadi pergeseran titik lokasi awal.Pekerjaan tanpa dilakukan adendum atau kontrak dan spek teknis serta konstruksi bangunan tidak sesuai dengan peruntukan. Akibatnya bangunan yang baru selesai dikerjakan tersebut, saat ini telah roboh. “Kita akan segera memanggil saksi terutama yang bersangkutan dalam pekerjaan ini. Untuk kerugian negera kita belum bisa tafsir berapa, “tutup Mahendra.(618)

You may also read!

Asyik Nongkrong Saat Jam Belajar, Sekelompok Siswa Dibubarkan Satpol PP

  BENGKULU, bengkuluekspress.com –  Asyik  nongkrong saat jam belajar, sekelompok siswa sekolah di Kota Bengkulu  dibubarkan oleh petugas Satuan

Read More...

Izin HGU Terbengkalai Bakal Dicabut

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Pemerintah bakal mencabut seluruh izin hak guna usaha (HGU) yang dibiarkan terbengkalai atau tidak

Read More...

Tindak Tegas Perusahaan Ilegal, Dinas Penanaman Modal Segera Turunkan Tim

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress – Dinas Penanaman Modal (DPM) Bengkulu Utara (BU) mengakui cukup banyak perusahaan yang tidak kantongi

Read More...

Mobile Sliding Menu