Pola Konsumsi tak Teratur Picu Stroke dan Jantung

Bengkulujpnn.com – Pola konsumsi untuk mencukupi asupan tubuh sangat memengaruhi panjang pendeknya umur seseorang.?

Menurut Prof Hardiansyah, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB), pola asupan gizi yang diperlukan berkaitan erat pada reaksi tubuh.

“Pola makan dan asupan gizi yang tidak teratur bisa berdampak pada peningkatan kadar kolesterol Low Densisty Lipoprotein atau Kolesterol jahat yang menyebabkan kematian melalui gejala stroke maupun serangan jantung,” kata Hardiansyah di Jakarta, Minggu (2/4).

Untuk itu, harus diperhatikan pola gizi seimbang, minum dengan kadar yang ditentukan dan olahraga teratur merupakan langkah utama agar tubuh sehat dan panjang umur.

Hardiansyah menambahkan, pola gizi seimbang bisa mengacu pada aturan Kementerian Kesehatan yang menyatakan dalam konsumsi makanan per hari.

Idealnya dalam satu piring terdapat satu bagian makanan berserat, yaitu sayuran dan tersedianya buah buahan segar.

“Sedangkan di bagian sisi piring terdapat asupan karbohidrat, misalnya nasi, lauk pauk, yaitu tempe atau ikan, asupan air mineral minimal delapan liter per hari,” imbuhnya.

Pentingnya pola gizi seimbang, juga diutarakan? Dr Emanoel Oepangat, ahli jantung dan pembuluh darah dari RS Siloam TB Simatupang.

Pola gizi seimbang diperlukan tubuh untuk mencegah terjadinya stroke maupun gejala serangan jantung.

“Pola gizi teratur dan seimbang berperan penting. Selain itu deteksi dini secara rutin memeriksakan diri setiap tiga hingga enam bulan sekali ke dokter agar dikathui sejauh mana kadar kolesterol yang ada dalam tubuh. Jika pola konsumsi makanan tidak teratur atau gizi tidak seimbang, otomatis memengaruhi kadar kolesterol pada tubuh,” pungkas Emanoel. (esy/jpnn)