Senin, 17/12/2012 - 09:30 WIB
Bengkulu Utara | beonline - Bengkulu Ekspress

PNPM-LMP di Bengkulu Utara Dihentikan

Rapat koordinasi PNPM-LMP di cafe rama AgungARGA MAKMUR, BE - Program nasional pemberdayaan masyarakat (PNPM) lingkungan mandiri pedesaan (LMP) di Kabupaten Bengkulu Utara akan dihentikan mulai tahun depan. Program yang dimulai pada tahun 2010, saat ini  sudah memasuki penghujung tiga tahun program berjalan yang merupakan salah satu program nasional dalam penanggulangan kemiskinan.”Kegiatan ini sudah berakhir sehingga seluruh tim koordinasi yang terdiri dari Inspektorat, Dishutbun, BLH, dinas pertambangan dan pembangunan yang terlibat melaporkan hasil dari laporan penanggung jawab operasional kegiatan (PJOK) masing-masing ke badan pemberdayaan masyarakat dan pemerintah desa (BPMPD),” papar BPMPD Bengkulu Utara Drs Hanta Nasudi MM.
PNPM-LMP berupaya agar aspek lingkungan hidup dan sumber daya alam serta energi masyarakat dapat tercapai dengan baik melalui program tersebut untuk pembangunan di pedesaan yang mendapatkan PNPM-LMP tersebut. Khusus di Bengkulu Utara hanya empat kecamatan yakni di kecamatan Lais, Giri Mulya, Napal Putih, dan Putri Hijau.”Laporan yang disampaikan berupa laporan yang sudah terealisir dengan baik, baik berupa fisik dan laporan pertangungjawaban dimana hasil laporan tersebut akan dilaporkan ke pusat melalui BPMPD kabupaten,” jelasnya.
Berakhirnya program itu diharapkan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat dengan menjaga dan memelihara sarana dan fasilitas yang dibangun untuk pemanfaatan dengan baik. Salah satunya di Napal Putih saat ini perancangan pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) sudah menerangi rumah warga sehingga melalui PNPM LMP masyarakat merasakan dampaknya dengan baik.
“Mendapatkan program ini merupakan ketentuan dari pusat dengan penilaian dan kriteria tersendiri dari pusat.Sehingga kita tidak bisa meminta untuk mendapatkan PNPM-LMP lanjutan, merekalah yang menentukan,” pungkasnya. (117)

© 2005 - 2013 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved