PMI Lepas Pasukan ke Wilayah Terdampak Asap

PMI

JAKARTA – Palang Merah Indonesia (PMI) hingga saat ini aktif dalam kegiatan tanggap darurat untuk bencana asap di Sumatera dan Kalimantan. PMI menyediakan 700 ribu masker untuk daerah-daerah yang terdampak asap di dua pulau besar tersebut. Operasi tersebut mengerahkan 630 personel ini dilepas oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla sekaligus Ketua umum PMI.

“Bencana kebakaran hutan sudah berlangsung hampir 3 bulan. PMI daerah bekerja sekuat tenaga karena semua diinstruksikan supaya bekerja. Namun setelah melihat kondisi ini makin besar, maka dengan doa mudah-mudahan segera berhenti,” ujar JK, sapaan Jusuf Kalla saat sambutan pada acara pelepasan Pasukan Operasi Tanggap Darurat di Kantor PMI Pusat, Jakarta Selatan, Kamis (29/10).

Ada pun bantuan lain yang disiapkan dalam operasi tanggap darurat adalah 10 kendaraan tangki air, 2 alat penjernih air dan 10 ambulans yang difokuskan di wilayah terdampak kabut asap. Bantuan ini juga dilengkapi 100 ribu masker N95, 150 ribu masker Evo, penyaring udara (air purifier) dan obat tetes mata.

Untuk wilayah Kalimantan akan dikirimkan tangki air dan bahan-bahan lainnya dari gudang regional PMI di Surabaya.

“Langkah kemanusiaan dikerahkan secara bersamaan. Saya tahu berbagai daerah mengalami kekeringan. Namun, didahulukan masyarakat yang terkena asap. Mudah-mudahan kekeringan tidak sampai Desember,” imbuh JK.

JK meminta pasukan operasi ini tidak meninggalkan lokasi sampai asap berhasil dihilangkan. Operasi PMI ini mendapat bantuan dari Mitra Gerakan PMI seperti Federasi Palang Merah, Bulan Sabit Merah Internasional, Palang Merah Amerika dan Palang Merah Australia.(flo/jpnn)