Plt Sekprov Tinjau Jalan Ditanami Pohon

rio-plt-sekda-meninjau-lokasi-protes-jalan-rusak
Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Ir Drs H Sudoto MPd saat meninjau Jalan Ciliwung dekat Simpang 4 Lempuing, Kota Bengkulu yang ditanami pohon karena rusak, kemarin (23/11). (Foto RIO/BE).

BENGKULU, BE – Warga RT 1 Kelurahan Lempuing, Kota Bengkulu memilih menanam pohon di tengah Jalan Ciliwung dekat Simpang 4 Lempuing karena rusak parah, kemarin (23/11).

Akibat penanaman pohon itu, pengendara pun kesulitan melintas. Sebab, ruas jalan tersebut lebih kecil dibandingkan jalan protokol.

Mengetahui hal itu, Pelaksana tugas (Plt) Sekda Provinsi Bengkulu, Ir Drs H Sudoto MPd pun langsung turun ke lokasi untuk meninjau kondisi jalan yang sudah rusak sejak lama tersebut.

“Sudah lebih dari dua bulan, jalan berlobang ini tidak pernah diperbaiki,” kata Yono Trijaya (48) satu warga RT 1 Kelurahan Lempuing Kota Bengkulu kepada BE, kemarin.

Yono mengaku, pengendara sepeda motor sering terjatuh, lantaran tiga buah lobang besar di tengah jalan itu. Hal ini lah yang menginisiasi warga untuk menanami pohon dan bertulisan “Hati-hati Lobang”.

“Kalau ditanami pohon, orang akan tahu kalau itu ada jalan berlobang. Karena sudah sering sekali pengedara motor yang terjatuh. Bahkan ada yang dilarikan ke masuk rumah sakit,” tambahnya.

Senada juga disampaikan Nurlen (35) warga yang bertempat tinggal tak jauh dari lokasi jalan berlobang itu. Ia mengaku bahwa jalan tersebut oleh pemerintah hanya ditambal sulam. Namun lagi-lagi jalan itu kembali berlobang. Lokasi jalan mananjak dan menikungan membuat pengguna jalan sering terjebak.

“Tambal lagi, tambal lagi. Rusak lagi, rusak lagi. Kapan dibagusi? Harusnya jalan dekat wisata ini mulus agar penggunjung juga enak datang,” protes Nurlen.

Sementara itu, setelah tiba di lokasi, Sudoto pun meminta warga untuk mencabut semua pohon yang telah ditanam ditengah jalan itu. Namun warga menolak, sebelum jalan berlobang itu diperbaiki.

“Kalau diperbaiki boleh dicabut, tapi kalau tidak, biarkan saja ada pohon disitu,” ujar Nurlen.

Kepada warga, Sudoto menjelaskan bahwa jalan itu wewenang Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, dan Sudoto langsung meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi agar berkoodinasi dengan Dinas PU Kota untuk memperbaiki jalan tersebut.

“Sudah dikoordinasikan dengan SKPD terkait dan kita minta ada upaya tanggap,” ungkap Sudoto.

Pohon yang sudah dicabut ini akhirnya diangkut menggunakan mobil miliki pemprov. Tak berselang lama, sekitar 30 menit, mobil perbaikan jalan dari Dinas PU Kota turun kelokasi. Hanya saja, jalan tersebut tidak ditambal sulam menggunakan aspal, melainkan menggunakan tumpukan tanah dan pasir.

“Jalan ini milik pemkot dan kita serahkan ke pemkot. Pemprov tidak bisa ikut campur, karena kewenanganya bukan miliki kita. Namun kita minta secepatnya jalan tersebut diperbaiki,” tandas Sudoto. (151)