Plt Gubernur Bengkulu Sampaikan Nota Penjelasan Terhadap APBD 2016

Agenda: Penyampaian Nota Penjelasan Gubernur Bengkulu terhadap APBD tahun 2016.

DPRD Provinsi Bengkulu

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bengkulu (DPRD) menggelar rapat paripurna ke-7 masa persidangan ke-2 tahun 2017 dengan agenda penyampaian nota penjelasan Gubernur Bengkulu terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016.

Paripurna ini dihadiri oleh 32 anggota DPRD Provinsi Bengkulu dengan dipimpin oleh Ketua DPRD, Ihsan Fajri dan didampingi oleh Wakil Ketua I, Edison Simbolon, Wakil Ketua II, Sujarto dan Wakil Ketua III, Elfi Hamidi di ruang rapat paripurna, Senin (17/07/2017).

Dalam nota penjelasannya, pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyampaikan, isi dari laporan pertanggungjawaban (LPJ) yaitu pertama mempertanggungjawabkan kegiatan dan program Pemprov Bengkulu selama musim, kedua memberikan informasi keuangan, hutang dan aset. Lalu yang terakhir menyampaikan informasi tetang posisi keuangan Pemda Provinsi Bengkulu selama musim.

“Sisa anggaran kita tahun 2016 dari Saldo kas di daerah sebesar Rp 442 miliar 937 juta berada di Poltekser Dinkes sebesar Rp 146 miliar 450 juta lebih. Kemudian di RSUD M Yunus sebesar Rp 5 miliar 146 juta. Saldo di RSJKO Suprapto sebesar Rp 2,9 miliar dan kas dari bendahara output Setda Sebesar Rp 1,2 miliar, ” kata Plt Gubernur.

DPRD Provinsi Bengkulu

Sementara itu, pendapatan dianggarkan sebesar Rp 2 triliun 218 juta realisasi Rp 2 triliun 355 juta lebih, lagi anggaran Rp 136 miliar 639 juta lebih. Kemudian rincian PAD Rp Rp 754 miliar 613 juta lebih realisasi Rp 731 miliar 556 juta dengan persentase 96,94 persen. Pajak penghasilan Rp 528 juta.

Retribusi daerah Rp 4 miliar 516 juta.Realisasi 5 miliar 52 juta persentase 111,88 persen.

Pembayaran kembali Rp 1 miliar 141 juta, realisasi Rp 1 miliar 618 juta persentase Rp 110. Transfer dana dari Rp 1 miliar 459 juta. Realisasi Rp 1 miliar 616 juta. Persentase Rp 110,75 persen. Dana hasil emisi RP 47 miliar 801 juta, realisasi Rp 52 miliar 783 juta persentase 110,42 persen.

Dana untuk hasil bukan. Rp 21.735 juta realisasi RP 24 miliar 564 juta realisasi 113 persen. Dana Aloksi Umum dianggarkan Rp 876 miliar 876 juta. Realisasi Rp 1 miliar 070 miliar 751 juta, persentase Rp 122, dengan persentase 11 persen. Dana Alokasi Khusus Rp 512 miliar 905 juta dianggarkan, realisasi RP 468 miliar 362 juta persen Rp 91,32 persen.

Transfer pemerintah pusat lainnya RP 2.495 juta realisasi Rp 2.495 juta persentase Rp 100 persen. Kemudian penghasilan lainnya yang sah Rp 2.496 juta. Realisasi Rp 5.049 juta persentase 202 persen. Rp 49.500, – Rp. Persentase Rp 88,58 persen. Belanja modal Rp 444.151 teralisasi Rp 385.967 persentase 86,90 persen. Belanja tak terduka 10 miliar. Belanja bagi hasil Rp 298.019 teraliasi 239.803 persen 80 persen.

“Jadi laporan keuangan pemerintah Provinsi Bengkulu. Laporan perubahan saldo anggaran lebih. Neraca, laporan operasional dan laporan perubahan ekuitas, “pungkasnya.

Dalam kesempatan ini turut hadir pihak eksekutif yang dihadiri oleh Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, dan seluruh kepala OPD serta FKPD Provinsi Bengkulu. (Dil/Prw)