PLN Target 2018 Bengkulu Terang 100 Persen

Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Listrik Pedesaan di Ruang Rafflesia Pemprov Bengkulu, Selasa (09/01/2018)
Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Listrik Pedesaan di Ruang Rafflesia Pemprov Bengkulu, Selasa (09/01/2018)

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Masih minimnya pasokan listrik di beberapa daerah di Provinsi Bengkulu menjadi masalah sulitnya investasi untuk masuk. Namun, Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Bengkulu menargetkan “Bengkulu Terang” pada 2018.

 Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti mengatakan, masalah listrik di Provinsi Bengkulu menjadi masalah kompleks. Namun, dengan hadirnya Program PLN menghadirkan harapan Bengkulu akan terang 2018.

“Kita harus optimis, krisis listrik akan berakhir tahun ini, dan menjadi kado terindah menyambut Ulang Tahun “Emas” Provinsi Bengkulu,” ujar Nopian saat Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Listrik Pedesaan di Ruang Rafflesia Pemprov Bengkulu, Selasa (9/1/2018).

Nopian berharap, Pemerintah Daerah dapat mendukung program tersebut. Anggapan “Belum Merdeka” jika belum dialiri listrik harus dihilangkan dengan kerjasama, sebab kita harus bersatu memajukan daerah kita.

“Kabupaten harus bekerjasama untuk mewujudkan “Bengkulu Terang” karena ini merupakan kepentingan bersama untuk Kemajuan Provinsi Bengkulu,” tegas Nopian

 Sejalan dengan itu, Manajer Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UPPK) PT PLN (Persero) Area Bengkulu, Hanfi Adrhean Abidin melaporkan  Menurut data lapangan PLN area Bengkulu, Bengkulu memiliki 1513 desa, dan sebanyak 1499 desa telah berlistrik, sekarang tinggal 14 desa yang belum teraliri listrik.

 “Target PLN tahun ini, wilayah Bengkulu 100% teraliri listrik,” papar Hanfi

Menurutnya, PLN memerlukan dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membuka akses desa-desa yang belum memiliki jalan. Hal ini, untuk mengangkut logistik PLN seperti tiang dan alat lainnya.

“Kami akan berupaya untuk mengaliri setiap desa di Bengkulu dengan Listrik, namun kami perlu dukungan pemda untuk Pembukaan akses jalan menuju desa. Sebab, wewenang tersebut hanya dimiliki daerah,” tutur Hanfi

Pada 2018, beberapa Kabupaten terbagi dalam 12 desa masuk dalam rencana PLN dalam program pembangunan jaringan distribusi listrik, antaralain Desa Sendang Mulyo, Rawa Bangun, dan UPT Lubuk Talang di Kabupaten Mukomuko, Sungai Lisai di Kabupaten Lebong, Desa Sinar Pagi, Suban, Kuti Agung, Sekalak di Kabupaten Seluma, Desa Tanjung Aur di Kabupaten Kaur, Air Tenam di Kabupaten Bengkulu Selatan, Lebong Tandai di Bengkulu Utara, dan Langgar Jaya di Kabupaten Kepahiang. (Dil)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*