PKL Alun-Alun Ditertibkan


ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress– Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara (BU) tampaknya memang serius untuk menata keindahan Kota Arga Makmur, khususnya bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di sekitar Alun-Alun Rajo Malim Paduko Kota Arga Makmur.
Sebab, keberadaan PKL yang tidak ditata secara rapi itu membuat wajah Kota Arga Makmur menjadi kusam. Untuk Itu, Dinas Pemuda dan Olahraga menggandeng SKPD terkait menggelar rapat bersama para pedagang guna melakukan penataan kembali, kemarin.

‘’Kita sudah punya auning sebagai tempat bagi para pedagang untuk berjualan. Namun, para pedagang masih nekat berjualan di sepanjang jalan dan membuat pemandangan menjadi tidak rapi,’’ ujar Kadispora BU, Hendri Kisinjer SE MM, kemarin (13/2).
Ia menambahkan, kekurangan fasilitas yang menjadi keluhan para PKL akan didata dan diupayakan untuk disampaikan terlebih dahulu kepada Bupati BU untuk perencanaan pembangunan selanjutnya.

‘’Kalau mengenai fasilitas, tentu saja masih ada saja kekurangan. Namun, bagaimanapun kita harus bersama-sama menjaga agar keindahan tata kota, khususnya di Alun-Alun Rajo Malim Paduko dapat selalu dijaga,’’ ungkapnya.
Ia juga menyampaikan, mengenai dari segi keamanan dan ketertiban serta parkir, maka tugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan (Dishub) yanga akan mencari solusinya. Sedangkan, dari sisi kelengkapan fasilitas auning, akan diserahkan kepada Dinas Perdagangan (Disdag).

‘’Intinya, kalau kita bersama-sama saling mengerti, baik pemerintah maupun pedagang, Insyaallah kondisi alun-alun bisa menjadi lebih tertata, rapi, bersih dan tertib,’’ terangnya.

Berbagai para pedagang yang hadir dalam rapat itu, mengutarakan keluhan yang dirasakan selama ini. Mulai dari, kekurangan listrik, kondisi auning yang tidak memadai, tidak ada mushala dan kamar mandi, hingga beberapa lainnya. Namun, dalam rapat itu, para PKL berjanji akan besama-sama menjaga kondisi agar lebih rapi dan tertib.

‘’Untuk persoalan listrik, walau dekat dengan GOR, tapi tidak bisa disalurkan ke auning, lantaran bukan peruntukannya. Sedangkan mengenai kesulitan air dan kamar mandi, bisa menggunakan fasilitas yang ada di dalam GOR,’’ pungkasnya.
Setelah menggelar rapat bersama para pedagang, Sekda BU, Dr Haryadi SPd MM MSi bersama para Asisten dan SKPD terkait menggelar rapat lanjutan untuk membahas penataan PKL di Alun-Alun tersebut. Rapat digelar langsung di ruangan Sekda BU. (816)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*