Petani Ditemukan Tewas Membusuk

Petani Ditemukan Tewas MembusukTEBAT KARAI, BENGKULU EKSPRESS  – Kalel bin Jaian (75) tewas membusuk di dalam pondok kebun kopi di area perkebunan Rimbo Donok Desa Penanjung Panjang, Tebat Karai, Kepahiang.

Warga Desa Tebing Penyamun ini ditemukan Jum’at siang (2/2) sekitar pukul 11.30 WIB oleh Samsul Hadi (46) bersama Robi Ali (30) yang juga warga Desa Tebing Penyamun karena curiga dengan kondisi pondok korban dikerumuni lalat begitu banyak serta mengeluarkan bau busuk menyengat.

Kedua saksi melaporkan penemuan mayat tersebut ke Polsek Tebat Karai.
Kapolres kepahiang  AKBP Pahala Simanjuntak SIK melalui Kapolsek Tebat Karai, Iptu Eri Erison membenarkan hal tersebut.

“Informasi warga, ada yang melintas di lokasi pondok korban dan mencium bau busuk yang menyengat, kemudian pondok dalam kondisi terbuka dan banyak lalat di sekitar pondok. Atas informasi  tersebut, kami bersama masyarakat  langsung menuju TKP,” jelas Kapolsek ditemui di RSUD Kepahiang.

Menurutnya, korban ditemukan tewas di dalam pondok dengan keadaan tertelentang tanpa mengenakan celana.

“Waktu ditemukan kondisi mayat tertelentang, tanpa mengenakan celana, hanya pakai baju kemeja berwarna coklat,” ungkapnya.
Sementara itu, s

alah seorang anak korban, Suratman (35) mengaku sempat berjumpa dengan sang ayah seminggu lalu.
“Bapak memang sering ke kebun dan menginap. Kurang lebih 2 minggu lalu bapak udah menginap di kebun, tidak ada tanda-tanda,” ujar Suratman.
Bahkan menurut Suratman bapaknya tidak memiliki riwayat sakit keras, hanya sakit gatal-gatal.

Terpisah, dr Yulitri yang sempat mengambil visum jenazah mengatakan jika dari kondisi tubuh mayat sudah diperkirakan tewas lebih dari 1 minggu, dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.

“Diperkirakan meninggalnya sudah sekitar 1 minggu bahkan lebih, karena kondisi mata sudah membusuk dan membelatung, kemudian hidung juga sudah mulai rusak, kulit sudah mengelupas,” jelas dr Yulitri.

Dokter memastikan tidak ada tanda-tanda korban mengalami tindak kekerasan sehingga bisa menyebabkan kematian. (320)