Perusahaan Raksasa Korea Incar Potensi Kalimantan Utara

122714_435256_wakil_hyundaiTANJUNG SELOR – Kalimantan Utara ternyata memiliki magnet kuat bagi investor mancanegara.

Salah satunya ialah di awasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI) di Desa Tanah Kuning dan Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan.

Wilayah itu menjadi incaran investor asal Korea Selatan.

Perusahaan raksasa Korsel Hyundai bahkan sudah meninjau lokasi KIPI.

Lim Young, konsultan yang mewakili Hyundai, mengatakan bahwa kedatangan pihaknya juga untuk mendapat gambaran terkait rencana pembangunan Jembatan Bulungan-Tarakan.

“Karena Kaltara memiliki sebelas proyek pembangunan, di antaranya infrastruktur jalan, kawasan industri, pelabuhan, listrik, dan jembatan. Jadi, kami fokus tiga saja dulu. Kalau untuk listrik sudah dilirik dari Tiongkok, tapi kalau mereka tidak siap, kami yang akan mengerjakannya,” ujarnya sebagaimana dilansir laman Radar Tarakan, Minggu (20/11).

Dia menyebut, nilai investasi pembangunan pelabuhan dengan luas sekitar 20 hektare itu mencapai Rp 6 triliun.

Sedangkan Jembatan Bulungan-Tarakan (Bulan) berkisar Rp 5 triliun melalui dana pinjaman luar negeri dari Bank of Korea.

“Kalau kawasan industrinya kami belum berani menyebutkan berapa nominalnya. Karena ini pinjaman luar negeri langsung dari Bank of Korea yang ke Kaltara,” bebernya.

Sementara itu, Asisten II Sekprov Kaltara Syaiful Herman mengatakan, pembebasan lahan masih menunggu Raperda RTRW kelar.

“Semoga saja dalam waktu dekat ini RTRW sudah bisa disahkan,” ujarnya. (san/fen/rom/k15/jos/jpnn)