Perputaran Uang Capai Rp 18 Miliar

Bengkulu Expo 2017 Lebih Meriah

rio-plt-sekda-menyerahkan-penghargaan-stand-bengkulu-expo-terbaik-1
Plt Sekda menyerahkan penghargaan stand Bengkulu Expo terbaik. (Foto RIO/BE).

BENGKULU, BE – Bengkulu Expo 2016 telah resmi ditutup, kemarin (21/11). Dinas Koperasi, UKM Disperindag Provinsi Bengkulu, mengklaim perputaran uang dalam kegiatan digelar selama 5 hari sejak tanggal 17 hingga 21 November ini, mencapai Rp 18 miliar.

“Dari ramainya pengunjung, hitungan kita perputaran uang sudah mencapai Rp 18 miliar lebih,” terang Kepala Dinas Koperasi, UKM Disperindag Provinsi Bengkulu, Ismed Lakoni SSos MM kepada BE, usai melakukan penutupan Bengkulu Expo 2016, di lapangan Sport Center Pantai Panjang, kemarin (21/11)

Dijelaskannya, dari 89 stand yang ada, telah penuh diisi oleh peserta pameran. Lalu lalang masyarakat yang hadir, membuat pameran hingga jualan UKM, laris manis diserbu oleh pengujung. Hal ini lah yang diyakini oleh Ismed, perputuran uang Bengkulu Expo 2016 naik 100 persen lebih, di banding tahun lalu, yang hanya Rp 9 miliar.

“Target kita tahun ini, perputaran uang hanya Rp 500 juta perhati. Namun realisasinya meningkat jauh sekali,” tambahnya.

Dari total 89 stand yang ada, terdiri dari 32 stand SKPD pemprov, 12 stand pemda kabupaten/kota, 13 stand pelaku usaha swasta, 6 stand organisasi dan pelaku UMKM, 4 stand perbankan dan 30 stand pasar rakyat.

Termasuk stand khusus pasar rakyat, yang melibatkan 90 UKM se-Provinsi Bengkulu ini. Pemprov juga tak sempat mengakomodir semua peserta yang ingin mendaftar dalam pameran.

“Bahkan dari provinsi lain, yang akan mendaftar untuk ikut meramaikan, kita tolak. Karena memang standnya sudah tidak ada lagi,” ujar Ismed.

Ditargetkan pada Bengkulu Expo 2017 mendatang, stand yang akan disediakan oleh pemrov naik dua kali lipat. Dimana tergetnya, mencapai 200 stand lebih, yang diperuntukan kepada provinsi tetangga, kabupatan/kota di Provinsi Bengkulu dan ratusan UKM yang ada di Bengkulu. “Tahun depan kita tambah lagi standnya. Agar semua yang ingin ikut, bisa kebangian semua,” terangnya.

Sementara itu, penutupan Bengkulu Expo 2017 yang langsung dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekdprov Bengkulu, Ir Drs H Sudoto MPd menegaskan, sesuai arahan Gubernur Bengkulu, Dr H Ridwan Mukti MH, Bengkulu Expo tahun depan akan melibatkan provinsi tetanga. Mulai dari Lampung, Sumatara Selatan, Sumatara Barat, Jambi, hingga Kepulauan Riau.

Pada tahun 2018 mendatang, event yang sama akan melibatkan seluruh provinsi di Pulau Sumatera. Lalu pada tahun 2019 mendatang, Pemprov Bengkulu akan melibatkan regional sumatera satu, yaitu Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Puncaknya, tahun 2020 dengan 52 event visit 2020, bakal melibatkan seluruh provinsi di Indonesia.

“Ini yang harus kita persiapkan mulai dari sekarang. Karena kita ingin, produk kita dapat bersaing di tingkat nasional. Termasuk promosi wisata dan mendatangan investasi ke Bengkulu,” ungkap Sudoto.

Penutupan Bengkulu Expo yang dihari oleh Kasi Intel Korem 041/Gamas Bengkulu Tetkol Inf Imam Priharso, perwakilan Polda Bengkulu, Deputi Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu Christin R Sidabutar, Kepala OJK Bengkulu Yan Syafri, Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman Provinsi Bengkulu Herdi Puryanto, Rektor IAIN Bengkulu Prof Dr H Sirajuddin M MAg MH dan seluruh kepala SKPD Pemprov dan Pemkot ini.

Sudoto menegaskan, kualitas produk Bengkulu harus dapat dipertahankan. Sehingga produk-produk lokal tersebut, mampu menjadi daya tarik masyarakat laur provinsi, datang ke Bengkulu. “Tidak hanya dipertahankan, namun kualitasnya juga harus ditingkat. Dengan kualitas produk yang baik, maka Bengkulu akan mudah dikenal di seluruh penjuru Indonesia,” tandasnya.

Tak hanya menutup Bengkulu Expo 2016 dan karnaval batik bersurek. Sudoto juga menyerahkan penghargaan kepada pemenang stand pameran di Bengkulu Expo 2016. Tarmasuk hadih langsung dari Gubernur Bengkulu, juga diberikan kepada pemenang. (151)