Pernikahan Dini Sebabkan Pertumbuhan Penduduk Meningkat

Eva Hartati
Eva Hartati

BENGKULU, bengkuluekspress.com – Pernikahan dini rupanya menjadi salah satu penyebab meningkatnya pertumbuhan penduduk di Provinsi Bengkulu.

Hal ini disampaikan anggota Komisi IX DPR RI, Elva Hartati, Kamis (02/11/2017). Menurutnya, harus ada langkah yang siginifikan guna menekan angka ledakan penduduk.

“Secara nasional, Indonesia saat ini nomor 4 terbesar didunia pertumbuhan penduduknya. Ironisnya, salah satu penyebab peningkatan itu lantaran tingginya angka pernikahan dini, dan Bengkulu termasuk memiliki angka pernikahan dini yang tinggi. Dengan kondisi tersebut secara otomatis kita harus segera mengantisipasinya,” kata Elva.

Menurut Elva, berdasarkan data yang diperolehnya, dari 10 Kabupaten/Kota di Provinsi Bengkulu. Kabupaten Mukomuko merupakan daerah dengan angka pernikahan dini tertinggi.

“Pernikahan dini itu lantaran usia wanitanya masih dibawah 21 tahun, dan prianya dibawah 25 tahun. Untuk itu kita sedini mungkin harus segera melakukan antisipasi,” ujarnya.

Disamping itu, lanjut Elva, untuk menekan ledakan jumlah penduduk, bisa dengan cara menerapkan Keluarga Berencana (KB) yang berarti memiliki 2 anak cukup.

“Penerapan KB ini terbukti cukup efektif dalam menekan ledakan jumlah penduduk. Buktinya saja, jika secara nasional kita memiliki 330 juta jiwa, tapi dengan KB bisa ditekan menjadi 260 juta jiwa,” terangnya.

Menurut politis PDIP ini, untuk menekan pertumbuhan penduduk, Pemerintah Kabupaten/Kota juga harus peka. Seperti mengalokasikan APBD untuk kegiatan yang bertujuan agar angka pertumbuhan penduduk bisa diminimalisir.

“Selama inikan hanya mengandalkan dari APBN saja, jadi tidak ada salahnya di APBD juga dialokasikan. Mengingat pertemubuhan penduduk ini erat kaitannya dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” demikian Elva. (Dil)