Peringatan HANI Momentum Melawan Narkoba

Peserta upacara tampak khidmat mengikuti upacara memperingati HANI 2017 di Halaman Kantor Walikota Bengkulu, Kamis (13/07/2017)
Peserta upacara tampak khidmat mengikuti upacara memperingati HANI 2017 di Halaman Kantor Walikota Bengkulu, Kamis (13/07/2017)

BENGKULU, bengkuluekspress.com -Pemerintah Kota Bengkulu menggelar upacara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) tahun 2017 di halaman kantor Walikota Bengkulu, Kamis pagi (13/07/17).

Upacara yang dipimpin oleh inspektur upacara  komandan Kodim 0407, Letnan Kolonel Arhanud Osmar Silalahi ini dihadiri ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintah Kota Bengkulu, termasuk seluruh pegawai dari Badan Narkotika Kota Bengkulu serta unsur TNI dan Polri.

Dalam upacara tersebut, Letkol Arhanud Osmar Silalahi menyampaikan sambutan Presiden Republik Indonesia. Dan dalam pesannya presiden mengajak seluruh masyarakat untuk sama-sama menjadikan Hari Anti Narkotika Internasional sebagai momentum untuk memerangi narkotika.

“Mari jadikan hari anti narkotika internasional ini sebagai momentum untuk melawan segala bentuk dan jenis narkotika. Pencegahan merupakan langkah efektif untuk membangun kesadaran individu untuk tidak memulai dan ikut dalam jaringan peredaran gelap narkotika, ” ujar inspektur upacara yang berpangkat 2 melati di pundaknya tersebut.

Kepala BNN Kota Bengkulu Alexander S. Soeki mengungkapkan, BNN Kota sudah kerap mengadakan penyuluhan dan melakukan rehabilitasi bagi yang terkena narkoba. Ia mengungkapkan penduduk yang terlibat narkoba adalah penduduk usia produktif yakni usia 10 hingga 59 tahun. Dan pada tahun 2016 sedikitnya tercatat 5670 warga Kota Bengkulu yang terindikasi narkoba.

“Saat ini terindikasi ada 5670 warga yang terlibat narkoba di 2016 kemarin, pengguna kategori coba pakai ada 3397, kategori rutin 1995, pecandu non suntik 135, dan pecandu suntik 105 jiwa. Kalau jenis narkobanya didominasi ganja dan sabu,” tuturnya.

Senada dengan inspektur upacara, Alexander S. Soeki juga berharap momentum ini dapat meningkatkan kesadaran terhadap bahaya narkoba sehingga jumlah warga yang terlibat narkoba bisa berkurang agar bisa mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas tanpa narkoba. (Ibe)