Perahu Nelayan PIM Karam, 2 Cidera, 8 Selamat

EVAKUASI: Nelayan yang berhasil diselamatkan dan kapal yang karam dapat di evakuasi.
EVAKUASI: Nelayan yang berhasil diselamatkan dan kapal yang karam dapat di evakuasi.

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Kecelakaan di perairan laut Mukomuko kembali terjadi dan nyaris memakan korban jiwa, pada Senin (24/4) sekitar Pukul 06.15 WIB di perairan Mukomuko, tepatnya di Pantai Indah Mukomuko (PIM), Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko. Beruntung perahu payang yang ditumpangi 10 orang nelayan selamat. Tetapi dua nelayan mengalami cidera. Kedua nelayan itu adalah Rasidin (55) , di duga terkena hempasan badan perahu pada bagian dada dan harus mendapatkan penanganan medis di RSUD Mukomuko dan Dadan (20), warga Pondok Batu mengalami luka ringan pada tangan bagian kanan. Sedangkan delapan nelayan lainnya, Noval (21), Randi (21), Yudha (21), Ijen (22), Roni (30) Eman Frengki (32) Sondit (30) dan Tojon (30). Kedelapan nelayan itu warga asal Karang Labung dan Kambang Kabupaten Pesisir Selatan, Sumbar tidak mengalami luka.

Sekretaris Nelayan PIM, Syahrial mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.15 WIB. Saat itu perahu payang tersebut hendak menuju ke tengah. Ketika menerobos ombak ketujuh, perahu tersebut diterjang ombak dengan ketinggian empat meter lebih. Mengakibatkan perahu terbalik dan seluruh awak diatas perahu tersebut tercebur ke laut.

“Jarak karamnya perahu payang sekitar ratusan meter dari pinggir. Awalnya sebanyak tiga orang yang berhasil di selamatkan. Dan selanjutnya 7 orang juga dapat di selamatkan,” ujarnya. Penyelamatan dilakukan nelayan setempat. dan langsung di bantu Danpos TNI AL Peltu Sapto Agus P, Kapolres Mukomuko AKBP Sigit Ali Ismanto SIK beserta sejumlah perwira ikut langsung turun kelapangan dan jajaran Pemda Mukomuko melalui Dinas Kelautan dan Perikanan setempat dan Basarnas. Hal senada di sampaikan warga PIM, Yuliasman Sidi , akibat kejadian itu tidak ada korban jiwa. Nelayan dapat menyelematkan diri dengan cara berenang dan di bantu nelayan lainnya. Nelayan terutama pemilik kapal mengalami kerugian yang cukup besar. Selain perahu payang, mesin dan alat tangkap rusak. (900)