Penyerapan APBD Dibawah Target

administrasi_kantor_2TUBEI,Bengkulu Ekspress – Pemerintah Kabupaten Lebong melakukan rapat koordinasi dan evaluasi terhadap pembangunan tahun anggaran (TA) 2016 di kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), kemarin (10/11). Dari rakor itu diketahui, realisasi penyerapan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) 2016 triwulan ke III atau terhitung 30 September itu dibawah target yang ditetapkan Pemkab Lebong.

Bupati Lebong H. Rosjonsyah SIP MSi yang langsung memimpin rapat membeberkan kepada BE, “Realisasi serapan anggaran hanya sebesar 47 persen dan penyerapan anggaran tugas pembantuan (TP) hanya 34 persen. Serapan realisasi tersebut masih dibawah target yang seharusnya sudah mencapai 75 persen.”

Ditambahkan Bupati, berdasarkan hasil monitoring pelaksanaan program kegiatan Kabupaten Lebong yang bersumber dari APBD, APBN dan APBD Provinsi Bengkulu yang dilaksanakan di Kabupaten Lebong,  pagu APBD belanja langsung Rp 393,3 miliar terealisasi Rp 186,9 miliar. Alokasi dana TP dengan pagu Rp 5,4 miliar sudah terealisasi Rp 1,8 miliar. Terdiri dari empat dinas, antara lain Dinas Sosial TenagaKerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans), Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ( Dukcapil), serta Dinas Pertanian.

“Kepada seluruh SKPD jajaran agar dalam pelaksanaan program/kegiatan ditahun 2016 ini dapat tercapai sesuai dengan target yang telah ditentukan,” tegas Bupati.

Ditambahkan Rosjonsyah, dari hasil rapat koordinasi kendala yang dialami oleh beberapa SKPD adalah belum masuknya anggaran DAK tambahan dari pemerintah pusat ke khas daerah. Namun menurutnya hal tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Lebong, melainkan juga terjadi diseluruh Kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Bupati menyampaikan, dirinya sudah menekankan pada seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) agar mengambil langkah percepatan pembangunan dan lebih proaktif melakukan pendekatan, koordinasi dan implementasi dengan pihakterkait sehingga permasalahan yang terjadi dapat teratasi.

“Saya optimis hingga akhir tahun anggaan ananti serapan dapat 100 persen,”pungkas Bupati. (777)