Penjelajah Inggris Temukan Kuburan Massal Kapal Selam Jerman

In Teknologi

LONDON – Tim penjelajah Inggris berhasil menemukan sebuah areal di bawah laut yang diyakini merupakan “kuburan massal” kapal selam peninggalan perang dunia pertama (WWI). Setidaknya 44 bangkai kapal selam tertimbun di kedalaman sekitar 150 meter sebelah selatan dan timur Inggris.

Tim yang dipimpin arkeolog bawah laut Mark Dunkley mencatat, hanya 3 kapal selam Inggris yang ditemukan di dua areal tersebut, sementara 41 sisanya merupakan kapal selam militer atau U-Boat milik angkatan laut Jerman. Penemuan ini diharapkan mampu mengungkap misteri hilangnya ratusan kapal selam Jerman selama WWI.

“Kami hanya menyelam mendekati kapal dengan hati-hati,” ucap Dunkley yang disewa sebuah badan penyelamat peninggalan sejarah asal Inggris. Untuk menemukan kapal selam sisa WWI, tim meng104309_422026_Kapal_Selam_Bangkai___________Thumgunakan robot khusus yang mampu menyelam ke kedalaman laut dalam.

Untuk mengungkap misteri di dalamnya, robot nantinya akan memotong beberapa lambung kapal. “Mungkin kita hanya menemukan cangkir atau beberapa tanda khusus kapal itu,” ungkap Dunkley kepada harian Der Spiegel yang dikutip Daily Mail pada Selasa (23/7).

Seiring berakhirnya perang dunia pertama, puluhan U-Boat Jerman dikabarkan hilang sampai kini. Pemerintah maupun peneliti selama ini kesulitan melakukan pelacakan karena tak lagi memiliki data lokasi pertempuran atau kapal selam tersebut terakhir berlayar.

Diantara puluhan kapal selam yang ditemukan, Dunkley yakin dua diantaranya adalah UB 17 dengan 21 awak serta UC 21 yang dipimpin letnan laut Werner von Zerboni berikut 27 awak kapal. Dia berharap robot bisa menemukan petunjuk bahwa kedua U-Boat memang selama ini tertimbun di perairan Inggris.

Selama WWI, armada U-Boat Jerman dikenal ampuh menghancurkan kapal niaga atau kapal perang musuh-musuhnya. Di awal perang, Jerman sebenarnya hanya memiliki 28 U-Boat, tapi karena ampuh menghancurkan kapal lawan, produksinya kemudian digenjot sampai ratusan unit.

Walau begitu, tak sedikit U-Boat yang bermasalah karena memiliki tingkat keselamatan yang sangat rendah, torpedo sering macet hingga laju kapal selam yang lamban hingga mudah terdeteksi kapal lawan. Tak heran dari sekitar 380 U-Boat yang di buat Jerman setengah diantaranya hilang selama perang dunia pertama. (pra/jpnn)

You may also read!

Per Maret 2017, 10 Draft Usulan Raperda Diajukan

CURUP, bengkuluekspress.com – Memasuki tahun 2017 beberapa SKPD mulai berinisiatif untuk mendukung program unggulan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong (RL)

Read More...

Bulan April SK Guru Agama Desa Diberikan

CURUP, bengkuluekspress.com – Program penyebaran guru agama desa di Kabupaten Rejang Lebong segera terealisasi di bulan April tahun ini. Pasalnya,

Read More...

Innalillahi…London Has Fallen

jpnn.com, LONDON – Tajuk di atas mengambil sebuah judul film box office yang dibintangi Gerard Butler, London Has Fallen.

Read More...

Mobile Sliding Menu