Kamis, 26/12/2013 - 17:22 WIB
Berita Utama | beonline - Bengkulu Ekspress

Pengumuman Tes CPNS Diprotes

BENGKULU, BE - Hasil tes penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dengan menggunakan sistem Computer Asisted Test (CAT) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu diprotes salah seorang peserta jurusan Asisten Apoteker, Rahma Putri Utami. Rahma memprotes karena namanya tidak lulus saat saat diumumkan pada Selasa (24/12) kemarin, sedangkan pengumuman saat usai tes yang digelar di Unib 16 Novemer lalu, ia keluar sebagai peserta yang lulus. Tidak puas dengan hal tersebut, Rahma pun mendatangi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Selasa kemarin. “Saya mempertanyakan ketidak lulusan saya, karena saat diumumkan usai tes bebeapa waktu saya dinyatakan lulus,” akunya.
Selain mempertanyakan penyebab ketidak lulusannya, Rahma juga menuding ada permainan sehingga namanya diganti oleh peserta lain yang nilainya berada dibawah dirinya.
“Kuat dugaan saya sudah digantikan dengan peserta lain, sehingga saat pengumuman resmi, nama saya pun tidak muncul lagi,” imbuhnya.
Dikonfirmasi, Kepala BKD Provinsi Bengkulu Tarmizi BSc SSos tidak menampik adanya protes tersebut. Namun ia membantah keras ada permainan pihaknya dalam menentukan kelulusan.
Menurutnya, tidak ada yang salah dengan pengumuman tersebut, hanya terjadi miss komunikasi saja.
“Peserta atas nama Rahma Putri Utami bukan dikarenakan ada kecurangan atau hal lainnya, melainkan karena nilai  tesnya yang tidak mencukupinya, yakni bidang TKW yang hanya memperoleh nilai 65. Sedangkan syarat minimal yang harus dipenuhi peserta adalah 75,” terang Tarmizi.
Selain itu, Tarmizi juga mengakui memang nama Rahma ikut diumumkan beberapa saat usai mengikuti tes pada 16 November lalu. Namun menurutnya, pengumuman tersebut bukan pengumuman kelulusan, melainkan pengumuman hasil atau nilai yang diperoleh peserta berdasarkan rangking.
“Tidak hanya dia (Rahma,red) yang kita umumkan usai tes, melainkan seluruh peserta agar mereka mengetahui nilai-nilainya masing-masing,” terangnya.
Tarmizi juga mengakui sama sekali tidak ada campur tangan pihaknya untuk menentukan kelulusan tersebut. Karena setelah  melaksanakan tes masing-masing peserta sudah mengetahinya nilainya, dan nilai itu tidak mengalami perubahan sejak diserahkan ke Panitia Seleksi Nasional (Panwaselnasi) dan hingga diumumkan.
“Pengumuman itu murni berdasarkan hasil tes yang diperoleh peserta. Tidak ada campur tangan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu mengenai kelulusan itu, dan inilah kelebihan tes dengan menggunakan sistem CAT tidak ada orang lain bisa menentukan kelulusan, kecuali peserta itu sendiri,” tukasnya.

Anak Bupati Lulus
Sementara itu  pengumuman kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bengkulu Utara (BU) Selasa (24/12) lalu menarik perhatian. Pasalnya, dua anak Bupati BU, Dr Ir HM Imron Rosyadi MM MSi lulus dalam tersebut. Jesie Arini, anak sulung bupati lulus tes sebagai dokter umum dan Fhioletta Dwriarini, anak kedua bupati lulus dari formasi administrasi kesehatan.
Kepala BKD BU, Dullah SE MM menjamin jika hasil tes yang diumumkan tersebut benar-benar murni. Ia menegaskan semua peserta yang lulus tersebut memang peserta tes yang memenuhi kriteria kelulusan. “Kita tidak tahu bagaimana proses kelulusannya ini, kita kabupaten hanya menerima saja, dan ini sifatnya rahasia,” kilah Dullah.
Pun begitu Sekretaris Komisi I DPRD BU Muhammad Jaffry, menegaskan dewan akan segera mengecek ulang kebenaran hasil pengumuman tes CPNS BU yang sudah dikeluarkan tersebut. Bahkan dewan melalui Komisi II sudah mengumpulkan data-data kelulusan dan akan dibawa langsung ke Panselnas pusat. ” Kita akan cocokan datanya di Panselnas sana. Data-data dari beberapa media dan kita cek kebenaranya siapa yang berhak lulus dan siapa yang tidak, mungkin kita akan berangkat menemui pihak Panselnas pusat dalam waktu dekat ini usai pengesahan APBD 2014 nanti,” tegas Jafrry.
Tak hanya itu saja, lanjutnya pihaknya juga akan melihat kriteria kelulusan dari berbagai macam keriteria. Seperti penilaian, kesehatan, mental dan sebagainya. Sebab menurut pandangan masyarakat saat ini sejumlah peserta yang sudah dilulusakan ini meragukan kredibilitasnya. “Kita tidak mengatakan orang-orang yang sudah lulus ini tidak layak untuk diluluskan, hanya saja akan kembali kita cek kebenaranya,” imbuhnya.

Tetapkan NIP
Badan Kepegawaian Negara (BKN) siap memproses pemberkasan nomor induk pegawai (NIP) CPNS 2013. Makanya, Kepala BKN Eko Sutrisno meminta kepada daerah untuk segera mengajukan berkas administrasi CPNS 2013 yang dinyatakan lulus.
“Kita siap memproses pemberkasan NIP. Yang kita prioritaskan adalah daerah yang mengajukan usulan pemberkasan lebih dulu,” tegas Eko Sutrisno.
Eko menambahkan, makin lama daerah mengajukan usulan pemberkasan, penetapan NIP juga jadi molor. BKN agan segera menetapkan NIP CPNS bagi daerah yang sudah menetapkan kelulusan dan melakukan pemberkasan.
Eko Sutrisno yang juga Ketua Panselnas ini ikut menyesalkan sikap pemda yang menolak menetapkan kelulusan peserta CPNS. Sebab dengan tidak menetapkan kelulusan dan tidak melakukan pemberkasan, rakyat (peserta) yang akan dirugikan.
“Tapi kami mengimbau agar seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) di daerah memikirkan masalah ini juga. Saya yakin para PPK ini akan bertindak bijaksana,” ucapnya.
Ditambahkan Eko Sutrisno, sebagai pimpinan daerah adalah tidak mungkin melakukan tindakan yang merugikan kepentingan rakyat. Panselnas menyampaikan terima kasih kepada setiap pimpinan instansi pusat maupun daerah dalam menyukseskan tes CPNS 2013.
“Tinggal satu langkah lagi penetapan kelulusan dan pemberkasan. Marilah kita tuntaskan tugas bersama ini untuk kepentingan masyarakat banyak, negara dan bangsa,” imbau petinggi BKN yang terkenal low profile ini. (117/400/**)

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>


7 + satu =

© 2005 - 2013 bengkuluekspress.com, All Rights Reserved