Penguatan Sistem Demokrasi Pancasila

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

BENGKULU,BE – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan sekaligus Anggota MPR Dra Hj Eni Khairani MSi kembali menggelar sosialisasi dengar pendapat. Kali ini tentang penguatan Sistem Demokrasi Pancasila. Kegiatan ini dilaksanakan guna menyerap aspirasi daerah sesuai dengan peran konstitusional DPD-RI, sebagai langkah memajukan daerah di setiap kota/kabupaten khususnya di Propinsi Bengkulu. Acaranya diselenggarakan pada Kamis (25/2), kemarin di SMA N 6 Kota Bengkulu.

Selaku nara sumber dalam dengar pendapat tersebut, Eni Khairani menjelaskan, dirinya memiliki beberapa agenda dalam kunjungan ke Bengkulu dalam rangka kerja rutin selaku anggota DPD RI.

”Tujuannya antara lain dalam rangka menyerap aspirasi daerah sesuai dengan peran konstitusional DPD-RI, sebagai langkah memajukan daerah di setiap kota/kabupaten khususnya di Provinsi Bengkulu,” ujar Eni.

Dalam sosialisasi itu Eni pin mengatakan,”Memperkuat masyarakat sipil (Civil Society) melalui demokrasi pancasila bagi bangsa Indonesia merupakan sebuah langkah yang tepat untuk menyelesaikan berbagai persoalan kebangsaan yang heterogen.”

Eni menerangkan, heterogenitas suku, bahasa, kelompok dan agama merupakan sebuah potensi konflik. Kalau tidak dikelola dengan baik dan bijaksana, bagaimana heterogenitas menjadi kekuatan yang akan menghantarkan bangsa Indonesia menuju kearah kejayaan dan kemakmuran.

Artinya konsep dasar dari civil society tersebut sangat cocok dengan kondisi Indonesia sebagai sebuah negara yang heterogen dari berbagai etnis, budaya, bahasa dan agama. Nilai-nilai dasarnya sudah ada dan terpatri dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Kemudian oleh para founding father dirumuskan dengan istilah Pancasila.

Eni Khairani menambahkan, nilai dasar inilah yang kemudian dijadikan sebagai falsafah hidup dan dasar negara bangsa Indonesia termasuk dalam mengelola bangsa ini menuju kearah berkemajuan dan berkeadilan dengan prinsip demokrasi. ”Jadi kehidupan demokrasi yang didasarkan atas nilai-nilai luhur bangsa dan termaktub dalam Pancasila. Oleh sebab itu, kemudian lahirlah istila demokrasi ancasila,” tambahnya.

Eni pun menyebutkan, ideologi Pancasila penting ditanamkan sejak dini untuk memproteksi kaum generasi muda. Untuk itulah, pentingnya terus diadakannya sosialisasi ini agar baik siswa maupun guru dapat menularkannya kepada masyarakat dan rekan-rekan lainnya.

”Dengan harapan tertanamnya ideologi yang kuat sejak dini, akan mampu memupuk rasa kebersamaan tanpa melihat perbedaan antarwarga,” ujarnya.(cik6/prw)