Pengamat: Sultan Lebih Populer

unnamedBENGKULU, BE – Semakin hari popularitas Calon Gubernur Bengkulu, Sultan B Najamudin kian meningkat bahkan jauh lebih unggul dari rival politiknya. Peta popularitas Sultan ini akan semakin meroket tajam, mengingat pelaksanaan Pilkada masih menyisakan waktu 2 bulan lagi.

Popularitas tersebut bukan naik dengan sendirinya, melainkan karena Sultan adalah satu-satunya putra daerah, pemuda yang visioner, tegas, dan sudah berbuat untuk Provinsi Pengamat Politik dari Universitas Bengkulu, Mirza Yasben M.Soc, Sc menilai dari dua kandidat yang ada, pasangan cagub-cawagub Bengkulu Sultan Bahtiar Najamuddin – Mujiono lebih populer ditengah-tengah masayarkat Provinsi Bengkulu.

“Bicara popularitas, kalau saya lihat secara menyeluruh se Provinsi Bengkulu pasangan Sultan – Mujiono lebih populer dibandingkan lawannya,” kata Mirza di Gedung Jurusan Administrasi Negara, FISIP, Kota Bengkulu, Jumat kemarin (9/10).

Menurut Mirza, Sultan memang sudah populer di Bengkulu selama menjabat sebagai anggota DPD RI dan dilanjutkan sebagai wakil gubernur Bengkulu. Popularitas Sultan pun semakin meningkat menjelang diadakannya pesta demokrasi ini.
Bahkan dia melihat kepopuleran Sultan juga berbanding lurus dengan persepsi masayarakat sebagai sosok yang disukai.

“Saya buka-bukaan yah dan terus terang kalau di media mereka sama-sama populer bahkan lebih unggul sedikit sekali dibandingkan lawannya. Kendati demikian di masyarakat semua lapisan, pasangan Sultan – Mujiono lah lebih populer,” jelasnya.

Selain itu, Mirza juga menjelaskan kepopuleran Sultan karena faktor tim yang dimiliki Sultan. Mirza menilai Sultan sangat beruntung karena memiliki tim yang solid dan siap bekerja tanpa harus dikomandoi.

“Saya merasa Sultan itu menang di timnya. Sultan memiliki tim yang solid, militan dan bekerja tanpa harus menunggu komando. Ibarat perang tim Sultan itu bergerilya, waluapun tanpa ekspose media mereka bergerak cepat,” katanya.

Berkepribadian Baik
Dari analisisnya, Yasben yang terus mengamati perkembangan masyarakat Bengkulu ini menuturkan perasaan heroik yang timbul dari masyarakat untuk memenangkan Sultan-Mujiono tidak hanya dari tim. Kepribadian Sultan yang bagus menjadi faktor dominan sehingga bisa menyatukan suku-suku yang ada di Bengkulu. Terlebih pasangan ini juga memiliki irisan langsung dengan keluarga Jawa, Batak, Minang, Bugis, Rejang, Aceh dan lainnya.

“Dia memiliki sifat yang mulia. Sultan orang yang peduli sehingga wajar banyak yang menyukainya,” ungkap Mirza.

Tidak hanya peduli, Sultan yang memang disukai ibu-ibu dan anak-anak ini dinilai juga sebagai sosok yang sabar. Bagi Mirza, sekencang apapun masalah politik yang dihadapi Sultan, dia tidak pernah melihat Sultan terjebak untuk mengeluarkan kata-kata kasar.

“Nah kepribadian lainnya Sultan orang yang sabar. Dia masih muda tetapi stabil dan sabar,” tuturnya.

Selain memiliki kepribadian mulia itu, Mirza menuturkan sebagai figur yang masih muda dan memiliki reputasi yang bersih sehingga bisa menjadi alasan masyarakat untuk memilih dirinya.

“Dia populer karena dia masih bersih dan reputasinya di Bengkulu belum tercoreng. Dengan umur yang masih muda sehingga masyarakat menilai kepribadian yang baik lainnya masih bisa dibentuk,” tutupnya.(400)