Penertiban Honorer Diduga Permainan Politik

honorer_ilustrasiKEPAHIANG, Bengkulu Ekspress – Adanya desakan dari DPRD, agar Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kepahiang segera melakukan penertiban tenaga honorer, ditanggapi Bupati Kepahiang, Dr Ir Hidayatullah Sjahid MM. Menurut Bupati, penertiban honorer itu diduga sebagai permainan politik. Sebab anggota DPRD kerap menghubunginya jika ada tenaga honorer yang dirumahnya.

“Kalau sebenarnya saya sangat setuju, bahkan saya orang pertama yang mau merumahkan secara total tenaga honorer. Tapi saat ada pengurangan tenaga honorer, anggota DPRD juga yang banyak menghubungi saya,” tegas Bupati saat memberikan arahan di depan 61 pejabat yang dimutasi, kemarin (29/11).

Sehingga membuat Bupati harus benar-benar memperlajari secara keseluruhan dalam penertiban honorer, agar tidak salah dalam mengambil tindakan. “Kalau saya sangat setuju agar honorer itu dirumahkan, namun tidak bisa secara sekaligus,” ungkapnya.

Pihaknya melaksanakan evaluasi terhadap kinerja honorer. Sehingga yang benar-benar melaksanakan tugas dengan baik selama ini akan kembali dikontrak oleh Pemda Kabupaten Kepahiang. Sebab keberadaan tenaga honorer sangat dibutuhkan untuk menutupi kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Terlebih dalam beberapa tahun ke depan akan ada banyak ASN memasuki masa pensiun.

“Kalau adanya desakkan penertiban tenaga honorer, saya sadar itu adalah politik,” tutur Bupati.

Hidayatullah Sjahid juga mengingatkan, jajaranya agar berkerja profesional dan disiplin serta dapat menyelesaikan tugas dengan baik. Sehingga seluruh program kerja yang sudah dicantumkan dalam visi misinya membangun Kabupaten Kepahiang menjadi maju, mandiri dan sejahtera bernar-benar terwujud.(320)