Penderitaan Valentino Rossi saat Balapan MotoGP Aragon

Valentino Rossijpnn.com, ARAGON – Pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi tampil penuh kejutan di MotoGP Aragon. Setelah memutuskan ikut balapan meski seharusnya masih harus istirahat, Rossi bahkan bisa finis kelima di akhir race di MotorLand Aragon, Minggu (24/9) malam WIB.

“Saya cukup bangga karena satu minggu sebelumnya saya tidak tahu apakah bisa balapan atau tidak,” kata The Doctor, julukan Rossi, di laman resmi Movistar Yamaha.

Pemilik tujuh gelar juara dunia MotoGP itu menggila di kualifikasi, hingga mendapat posisi start ketiga.

“Mendapat start dari baris pertama kemarin sudah bagus, saya sangat senang,” katanya.

Saat balapan, rider berusia 38 tahun ini sempat bersaing untuk tempat di podium. Menempel Jorge Lorenzo dan berusaha lepas dari kejaran Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.

“Saya tahu saya harus menderita di paruh kedua balapan. Saya merasa sakit dan kami juga mengalami degradasi ban,” tuturnya.

Rossi akhirnya disalip Marquez dan sempat sengit saat hendak dilewati Dani Pedrosa. Di akhir balapan, pria kelahiran Urbino, Italia ini duel ketat dengan rekan satu timnya, Maverick Vinales.

Juara dunia 250 cc 1999 dan juara 125 cc 1997 itu akhirnya harus puas di tempat kelima, di belakang Vinales di tempat keempat, Lorenzo, Pedrosa dan sang juara Marquez.

“Saya pikir ini hasil terbaik buat saya. Sekarang ada pekerjaan yang sudah menunggu untuk balapan di Motegi (Jepang) dua minggu lagi. Saya memiliki waktu untuk melatih dan memperbaiki kondisi kaki saya. Motegi sangat penting, ini akan sangat sulit buat kaki saya. Mungkin tidak seratus persen, tapi saya akan cukup bugar di sana,” pungkas Rossi. (adk/jpnn)