Pencuri Mobil Ditembak, Tabrak Mobil Polisi dan Rumah Warga

Sukaraja Bengkulu
Kendaraan yang dicuri tersangka menabrak rumah warga di Desa Gunung Agung Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, kemarin (31/3/2017).

Apr 1, 2017 @ 19:10

SUKARAJA, Bengkulu Ekspress – BH alias Bu (22), warga Kelurahan Pagar Dewa, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas, karena hendak kabur saat akan ditangkap anggota Polsek Sukaraja di Desa Gunung Agung Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, sekitar pukul 9.00 WIB, kemarin (31/3/2017).

BH merupakan tersangka perampas mobil travel milik Elvi Sulvarino (58), warga Jalan Enggang No 84 Rt 7/Rw2 Gading Cempaka Kota di kawasan Betungan, Kecamatan Sukaraja, Jumat pagi.

Berdasarkan data dihimpun Bengkulu Ekspress (BE), pencurian mobil itu berawal sekitar pukul 8.00 WB, mobil travel minibus nopol KT 1544 DJ yang dikemudikan Elvi diberhentikan oleh tersangka di depan Bandara Fatmawati, Kota Bengkulu. Kemudian tersangka mengaku hendak ke Manna Bengkulu Selatan.

Mengingat penumpang baru satu orang, di kawasan Betungan perbatasan Bengkulu-Seluma, Elvi menghentikan mobilnya di depan warung kopi, untuk menunggu penumpang. Setelah itu Elvi turun dari mobil dengan meninggalkan kunci mobil di lubangnya, lalu masuk ke warung, sedangkan tersangka masih di dalam mobil seperti sedang tidur.

Saat korban sedang di dalam warung, ternyata tersangka pindah ke bangku sopir dan menghidupkan mobil. Mengetahui mesin mobilnya hidup dan berjalan ke arah Seluma, Elvi langsung mengejar dan bergantung di mobil. Namun karena tersangka langsung tancap gas, Elvi terjatuh dari mobil tersebut.

Warga yang mengetahui pencurian mobil itu langsung menghubungi Polsek Sukaraja untuk menghadang laju mobil di depan Mapolsek Sukaraja.

Mendapat informasi itu, anggota Polsek Sukaraja dipimpin Kanit Reskrim, Bripka Komarudin melakukan penghadangan di depan MApolsek Sukaraja.

Hanya saja, upaya tersebut tidak membuahkan hasil, setelah pelaku dengan kecepatan tinggi menerabas blokade polisi. Mengetahui buruan kabur, akhirnya  jajaran buser langung mengejar pelaku dengan menggunakan 2 unit roda empat dan 5 unit kendaraan roda dua.

Setelah sekitar 5 km melakukan pengejaran, tepatnya di Desa  Gunung Agung Kecamatan Lubuk Sandi, polisi berhasil mendekati mobil yang dibawa kabur tersangka. Hanya saja, hal tersebut tidak membuat  tersangka takut dan berhenti.

Tersangka justru menambah laju kendaraan yang dikemudikannya, sehingga polisi menembak ban mobil tersebut. Akhirnya, ban mobil Innova warna silver tersebut pecah sehingga mobil oleng  dan berputar balik ke arah anggota.

Namun tersangka  masih juga berupaya melawan dengan tetap menginjak pedal gas mobil. Akibatnya mobil itu menabrak mobil milik Kanit Reskrim di bagian sebelah kiri yag saat itu tepat di belakang mobil curian tersebut. Naas bagi Bripka Frangki, yang berada di dalam mobil Kanit Reskrim. Kepalanya terbentur sehingga mengalami luka robek sekitar 1,5 cm di bagian kening sebelah kanan karena posisinya persis duduk di bagian yg ditabrak tersangka.

“Tersangka masih berupaya kabur lagi dengan berupaya menabrak anggota lainnya (Brigpol Nano) yang juga ikut mengejar menggunakan R2 (motor), yang saat itu berusaha menghentikan gerak mobil yang dikendarai tersangka,” ujar Kapolres Seluma, AKBP Raden Tri Wahyu Budiyanto, melalui Kapolsek Sukaraja, AKP R Girsang kepada Bengkulu Ekspress, kemarin.

Untung saja Brigpol Nano bisa mengelak sehingga mobil yang dikemudikan tersangka terus melaju kemudian oleng dan menabrak bangunan warung yang belum dihuni, tepatnya di depan rumah makan Rahmat Illahi, di Desa Gunung Agung.

Setelah mobil menabrak, polisi meminta tersangka segera menyerahkan diri. Namun tersangka yang kemudian keluar dari mobil tetap berusaha melakukan perlawanan. Akibatnya, anggota buser langsung langsung melakukan tindakan pelumpuhan terhadap tersangka dengan menembak kedua kakinya.

Tepat sekira pukul 09.45 Wib, kemudian tersangka langsung diamankan oleh petugas selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Kota Bengkulu, untuk diobati.  “Saat ini tersangka sudah diamankan dan baru saja menjalani perawatan intensif setelah di lumpuhkan dengan timah panas,” terang Kapolsek.

Johar (52), sopir angkot mengatakan, kejadian berlangsung begitu cepat, saat itu ia hanya melihat korban yang baru duduk memesan kopi dikejutkan dengan aksi pelaku yang tiba-tiba menghidupkan mesin mobil milik korban dan membawanya kabur.

“Kita juga terkejut, tiba-tiba korban berteriak kalau mobilnya dibawa kabur orang lain dan korban pun memang mengejarnya dan menghubungi Pos Polisi yang berada tidak jauh dari lokasi kita ini,” terang Johar, kemarin (31/3/2017).

Dir Reskrimum Polda Bengkulu, Kombes Pol A Rafik membenarkan, bahwa memang telah terjadi kejadian perampasan mobil milik Elvi. Saat ini tersangka sudah berhasil diamankan oleh tim Polsek Sukaraja dan korban atau pemilik mobil sudah diambil keterangannya.

“Untuk tersangka sudah berhasil kita amankan dan untuk motif saat ini dugaan kita untuk digunakan sendiri atau akan dijual kembali oleh pelaku, tetapi kasus ini masih akan terus didalami Polsek Sukaraja,” ucapnya.

Ia menyebutkan, untuk sementara tersangka hanya satu orang. “Proses penyidikan akan segera dilakukan untuk mengungkap motif pelaku dan apakah ada tersangka lain atau tidak di dalam aksi ini nantinya,” ujar A Rafik.(333/529)