Pencuri Kambing Tewas Diamuk massa

MUSIRAWAS, BE – Seorang lelaki tidak dikenal dengan postur tubuh tinggi dan gemuk, tewas dihajar massa. Pasalnya pria itu diduga hendak melakukan pencurian ternak kambing milik Tro Kemis (55), warga Desa V Surodadi Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musirawas Sumatra Selatan. Pria yang mengunakan jaket warna hitam dan celana hitam ini, tewas diamuk massa setelah aksinya diketahui warga sekitar.
Pelaku pencurian yang diketahui menggunakan celana pendek serta memakai dua buah jaket ini, didapati petugas sudah tidak bernyawa saat sampai di lokasi kejadian. Ia pun langsung dibawa ke rumah sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau guna identifikasi dan menunggu pihak keluarganya  .
Dari keterangan korban pencurian, Tro Kemis, aksi pencurian tersebut terjadi sekira pukul 02.00 WIB dini hari. Ia curiga dengan suara kambing yang cukup gaduh serta mengembek di kandang serta meronta-ronta di dalam  kandang.
Korban  kemudian mengecek lokasi kandang, dan terkejut melihat tiga orang pelaku pencurian yang sudah siap mengangkut tiga ekor kambing miliknya ke atas sepeda motor milk ketiga pelaku .
Korban kemudian berusaha menangkap pelaku sehingga terjadi perkelahian. “Karena berusaha mempertahankan kambing milik aku, jadi aku sempat berkelahi dengan salah satu pelaku, sedangkan dua pelaku lain berhasil kabur. Sambil berkelahi sembari  berteriak minta tolong sambil teriak maling ke tetangga sekiar,” ungkapnya .
Dan dari teriakan korban akhirnya puluhan warga berdatangan  sehingga melihat pelaku sedang berkelahi dengan korban langsung menghakimi pelaku hingga meninggal dunia .
Kapolres Kabupaten Musirawas, AKBP Nurhadi Handayani membenarkan bahwa adanya pelaku curnak   yang meninggal di TKP dan   hingga saat ini jenazahnya masih disimpan di Rumah Sakit Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.
“Untuk saat ini petugas kita masih berusaha mencari keberadaan pelaku lain, serta masih mencari informasi dari masyarakat tentang keberadaan keluarga pelaku tewas ini. Karena hingga  saat ini kita belum mengetahui identitasnya,” ujar Kapolres.(222)