Penanganan Darurat Rampung

MUKOMUKO, BE –  Pasca bencana banjir yang merusak sejumlah fasilitas umum beberapa waktu lalu, telah rampung dilakukan penanganan darurat. Diantaranya pembangunan gedung perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Lubuk Pinang. Penanganan ancaman longsor Arah Tiga, pembuatan papan jembatan gantung Resno, pembuatan rakit di Suka Pindah, perbaikan dan pembersihan siring di Dusun Baru Pelokan. “Ya, penanganan darurat pasca bencana banjir sudah selesai dikerjakan. Tinggal dilakukan PHO,” demikian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mukomuko, Ramdani didampingi Kabid Kedaruratan, Iskandar dikonfirmasi Bengkulu Ekspress.
Anggaran dalam penanganan itu bersumber dari APBD Kabupaten, sekitar Rp 200 juta lebih dalam kegiatan penanggulangan bencana. Kegiatan penanganan darurat itu  dikerjakan oleh masyarakat sekitar dan melibatkan pihak ketiga. Dari sejumlah penanganan itu anggarannya tidak besar. Anggaran yang ada secukupnya digunakan untuk penanganan sementara. “Untuk penanganan permanen diusulkan ke BNPB yang kebutuhan anggaran mencapai miliaran rupiah,” pungkas Ramdani. (900)