Pemprov Usulkan 350 CPNS, Didominasi Tenaga Guru SLB

BENGKULU, BE – Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan untuk kembali menerima CPNS 2015 ini. Sebagai persiapannya, sejauh ini Pemprov melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) telah merampungkan penyusunan formasi CPNS yang ada diusulkan ke KemenPAN dan RB dalam waktu dekat. Dalam formasi yang sudah disusun itu, Pemprov akan mengusulkan sedikitnya sekitar 350 orang CPNS.
Jumlah tersebut terbagi beberapa formasi, seperti tenaga pendidikan atau guru untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) cukup mendominasi, jumlahnya lebih dari 190 orang.
“Jumlah guru SLB sangat banyak yang kita butuhkan, karena SLB ini cukup banyak dan semuanya dibawah naungan Pemerintah Provinsi Bengkulu,” kata Kabid Perencanaan dan Pengembangan Karir BKD Provinsi Bengkulu, Drs H Tarmawi MSi kepada BE, kemarin.
Selain formasi guru SLB, juga terdapat formasi dokter spesialis dan dokter umum antara 5-8 orang, dan formasi tamatan Sekolah Menengah Atas (SMA) sekitar 40 orang.
“Tamatan SMA ini banyak diusulkan oleh SKPD, seperti untuk tenaga penjaga pos LLAJ, penimbangan angkutan, menyiapkan rumput untuk ternak sapi dan kegunaan lainnya. Karena untuk posisi tersebut tidak memungkinkan dikerjakan oleh sarjana, sehingga diputuskan untuk mengusulkan tamatan SMA,” terang Tarmawi.
Untuk tenaga teknis, Tarmawi mengaku akan tetap mengusulkannya, meskipun pemerintah pusat melakukan moratorium untuk tenaga teknis. Tenaga teknis yang akan diusulkan ini adalah formasi yang tidak terisi tahun lalu, seperti formasi Operator Transmisi Sandi Pelaksana dengan kualifikasi pendidikan DIII Persandian, formasi notulis rapat, Terapis Wicara Pelaksanan dengan kualifikasi pendidikan DIII Terapi Wicara dan perawat gigi.
“Kemungkinan sulit diakomodir karena bukan untuk ditempatkan di daerah terpencil seperti di Enggano. Kalau ditempatkan di Enggano pasti diakomodir, tapi kita tetap mencoba mengusulkannya siapa tahu nanti diterima,” ujarnya.
Formasi tersebut kemungkinan masih akan berubah, karena sejauh ini BKD masih melakukan klarifikasi terhadap usulan CPNS dari berbagai SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Untuk pengusulan ke KemenPAN, Tarmawi mengaku akan tepat waktu, yakni sebelum 16 Mei mendatang. Sebab, KemenPAN dan RB sendiri mengundur batas akhir penyerahan formasi menjadi 16 Mei 2015, bukan akhir April ini.
“Nanti penyerahan kebutuhan kita kirim secara online, berikut fisiknya akan kita antar langsung ke KemenPAN. Apakah diterima atau tidak, saya belum bisa memastikannya karena diterima atau tidaknya usulan penerimaan CPNS ini banyak pertimbangannya, seperti persentase belanja pegawai, analis jabatan, analisis kebutuhan PNS 5 tahun kedepan, dan berbagai pertimbangan lainnya,” paparnya.
Ia juga menaruh harapan besar agar semua kebutuhan CPNS yang diusulkan itu dapat diterima oleh KemenPAN, karena memang dibutuhkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Disinggung mengenai jumlah PNS Pemprov yang sudah cukup banyak lebih dari 7 ribu orang, Tarmawi tak menampiknya. Menurutnya, secara jumlah atau kuantitatif, jumlah PNS Pemprov memang overload atau berlebih, sedangkan secara kualitatif atau kualitas masih banyak kekurangannya.
“Kita banyak tenaga administrasi dan teknis biasa, sedangkan tenaga teknis tertentu, guru SLB dan dokter kita masih sangat kekurangan. Karena itu kita berharap agar usulan ini dapat diakomodir KemenPAN,” sambungnya.(400)