Pemkab Tindaklanjuti Aset Tak Jelas

Pemerintah Kabupaten Arga Makmur
Pemerintah Kabupaten Arga Makmur

ARGA MAKMUR, Bengkulu Ekspress- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, mendapati temuan banyak aset di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara (BU) tak jelas peruntukannya. Tidak sesuai Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Jika aset itu tidak dilakukan pendataan dan pembenahan, Kabupaten BU terancam kembali gagal meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Untuk itu, Pemkab BU menindaklanjuti dan melakukan pembenahan untuk merapikan aset tak jelas tersebut.

‘’Kita melakukan tindaklanjut dari temuan BPK, tentang penyelesaian aset yang ada di SKPD masing-masing,’’ ujar Sekda BU Dr Haryadi S.Pd MM M.Si ketika ditemui BE usai memimpin rapat tertutup soal temuan BPK di ruang rapat kantor Pemkab BU, kemarin (10/1).

Adapun temuan BPK itu, berupa aset tanah, bangunan, peralatan dan mesin serta aset bentuk lainnya. Terkait data yang disajikan dalam neraca keuangan Pemkab BU, banyak ditemukan aset Pemkab BU yang tidak jelas peruntukannya.

Berbagai temuan aset berasal dari kegiatan yang sudah cukup lama. Akibatnya, dalam membuktikannya mengalami kendala. Apalagi, beberapa dokumen terkait aset itu sudah tidak ada.

‘’Mayoritas aset itu yang sudah lama-lama. Inilah yang sedang kita carikan solusi agar itu terdata dan tidak menjadi temuan,’’ tuturnya.

Ketika ditannya lebih lanjut di SKPD mana saja temuan aset itu, Sekda menyampaikan temuan aset terdapat dihampir seluruh SKPD yang ada di BU. Namun, ia menekankan agar SKPD dapat mendata seluruh aset itu, sehingga tidak menjadi temuan BPK.

‘’Instruksi sudah sangat jelas. Kita sudah berikan penekanan agar temuan aset itu dapat di-clear-kan,’’ terangnya.

Meski adanya temuan BPK, sekda menyebutkan Pemkab tetap optimis, dapat meraih predikiat WTP dari BPK atas laporan pengelolaan keuangan 2017. Apalagi, berbagai pembenahan telah dilakukan untuk terus dilakukan perbaikan dalam pembelanjaan dan pelaporan kegiatan sekaligus pendataan aset tersebut.

‘’Kita sudah panggil dan kumpulkan seluruh SKPD terkait untuk mencari solusi, agar dapat menyelesaikan tentang temuan aset itu,’’ ungkapnya. (816)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*