Pembuatan Akta Kematian Minim

akta kematian

KOTA MANNA, BE – Pembuatan akta kematian di Kabupaten Bengkulu Selatan sampai saat ini masih sangat rendah. Penyebabnya, warga masih enggan menyampaikan informasi kematian tersebut Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) BS.

“Jarang sekali warga melaporkan ada saudara atau keluarganya yang meninggal, sehingga akta kematian jarang ada yang buat,” ujar Kadis Dukcapil BS, Gunawan Suryadi SSos MSi.

Gunawan menyatakan, untuk tertib administrasi, tidak hanya akta kelahiran saja yang dibuat, tetapi juga akta kematian. Dengan akta kematian, bisa diketahui berapa jumlah orang yang meninggal setiap setiap hari atau setiap bulan bahkan setiap tahun.

“Namun, dengan banyaknya warga yang tidak melaporkan adanya kematian, terkadang dalam data kependudukan, nama warga yang sudah mati masih tercatat,” ujarnya.

Ditambahkannya, warga yang membuat akta kematian hanya segelintir saja, itu pun hanya untuk kepentingan pengurusan akta waris, asuransi dan juga pensiun.

Sebab itu Gunawan pun mengharapkan warga atau pun kepala desa dapat aktif melaporkan  ada warga yang meninggal, sehingga pertumbuhan atau pengurangan penduduk dapat diketahui setiap saat.

“Kami berharap warga dapat aktif menyampaikan data kematian. Hal itu bertujuan untuk tertib administrasi, sehingga nanti tidak ada lagi orang yang sudah mati, masih terdaftar dalam data kependudukan,”harap Gunawan. (369)