Pembangunan Jaringan Irigasi Ditambah

MUKOMUKO, BE – Tahun ini, Pemkab Mukomuko mendapatkan penambahan pembangunan jaringan irigasi baru.  Sumber anggarannya  dari dana alokasi khusus (DAK).
Pembangunan jaringan irigasi  itu untuk mengaliri sekitar 1.700 hektar. Rp 1,5  juta per hektar. Demikian Kepala Bidang Prasarana dan Sarana,  Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan (DP3K) Kabupaten, Elsandi Ultria Dharma ketika dikonfirmasi Bengkulu Ekspress.
Lokasi sentra tanaman pangan yang dibangun jaringan itu  yang sudah tersedia sumber air,  tetapi saluran tersier yang ada masih tanah. Yang mengakibatkan debit air irigasi yang mengalir melalui saluran tersier  tersebut tidak maksimal ke persawahan milik petani.
“Supaya persawahan dialiri optimal. Nantinya akan dibangun beton,” katanya.
Penambahan baru jaringan irigasi itu tidak lain untuk mendukung peningkatan produksi tanaman pangan, dalam hal ini padi sawah di daerah tersebut. Wilayah yang menjadi sasaran penambahan jaringan itu adalah wilayah sentra tanaman pangan. Yakni, kecamatan Lubuk Pinang, XIV Koto, Air Manjuto, V Koto, Selagan Raya dan Ipuh.
Diketahui program pembangunan saluran irigasi, yang beberapa waktu lalu telah diresmikan.  Degan luas lahan sekitar 4.196 hektar. Yang akan dikelola atau dijalankan lebih dari 100 kelompok tani diwilayah tersebut. Anggarannya  Rp 1,1 juta untuk  satu hektar. Pemda Mukomuko, memastikan dalam program tersebut  tidak kelompok tani atau gabungan kelompok tani (Gapoktan) yang fiktif dan siap meningkatkan produksi tanaman pangan, khususnya padi. (900)