Pelindo Siapkan Rp 600 Miliar

BengkuluBENGKULU, Bengkulu Ekspress – PT Pelabuhan Indonesia (Pelidondo) II Cabang Bengkulu telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 600 miliar untuk pengembangan Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.

General Manager (GM) Pelindo II Bengkulu, Drajat Sulistyo mengatakan pengembangan itu dilakukan untuk mendongkrak kembali sektor ekonomi melalui jalur pelabuhan.

“Anggarannya sudah disiapkan Rp 600 miliar untuk pengembangan kawasan pelabuhan,’ kata Drajat kepada Bengkulu Ekspress, kemarin.

Menurutnya, pengembanan yang dilakukan itu meliputi kawasan pengembangan terminal angkut dari jalur rel kereta api, dan terminal batu bara dengan kapasitas 25 juta ton.
Terminal batu bara ini akan menjadi terminal terbesar di Pulau Sumatera dengan luas 300 hektare.

“Kalau sudah jadi, terminal batu bara ini akan menjadi terminal terbesar di Sumatera. Karena target kita, semua batu bara dari provinsi tetangga bisa diekspor melalui Bengkulu,” tambahhnya.
Selain pengembangan dua terminal itu, PT Pelindo II juga akan membangunan terminal CPO diatas lahan 50 hektare, pembangunan kawasan industri seluas 250 hektare pembangunan terminal peti kemas di atas tanah seluas 30 hektare.

“Jadi, luas lahan pelabuhan 1.200 hektare ini akan dijadikan central kawasan ekonomi di Bengkulu,” papar Drajat.

Mulai pembangunan kawasan ekonomi ini dirancang mulai tahun depan. Targetnya, tahun 2020 pembangunan kawasan ekonomi itu rampung dan sudah beroperasi. “Target kita, tahun 2020 sudah selesai semua. Sehingga bisa beroperasi,” tambah Drajat.

Dilanjutkannya, PT Pelindo akan terus mendorong kemajuan Bengkulu melalui sektor ekonomi. Untuk itu, diminta mendukung rencana besar kemajuan Bengkulu ini.

“PT Pelindo akan komitmen untuk pertumbuhan ekonomi. Baik secara nasional maupun regional, khususnya untuk Bengkulu,” pungkasnya. (151)