Peletakkan Batu Pertama Masjid Desa Tangga Batu, Sudirman Ail Ajak Masyarakat Membangun Bersama

Prosesi peletakkan batu pertama pembangun masjid di Desa Tangga Batu

BENGKULU, bengkuluekspress.com  – Di hari raya Idul Adha 1438 H Tokoh Masyarakat Seluma, Irjen Pol (purn) Sudirman Ail bersama masyarakat melakukan prosesi peletakkan batu pertama pembangunan Masjid di Desa Tangga Batu Kabupaten Seluma, Jumat (01/09/2017).  Prosesi peletakkan batu pertama tersebut dilaksanakan usai menggelar salat ied sekitar pukul 09.00 wib.

Sudirman Ail mengatakan, pembangunan mesjid dilakukan diatas lahan milik warga yang telah diwakafkan seluas 1.500 meter persegi.

“Lahan ini merupakan wakaf dari warga desa tangga. Untuk material berasal dari sumbangan warga masyarakat. Siapapun boleh menyumbang, seribu rupiah pun boleh,” kata mantan Kapolda Jawa Barat ini.

Selain bangunan masjid, dikatakan Sudirman, diatas lahan itu juga akan dibangun Taman Pendidikan Al-Quran (TPA) dan Paud. Diharapkan, masyarakat Tangga Batu terutama anak – anak dapat belajar agama di lokasi ini.

“Selama ini Desa Tangga Batu hanya memiliki satu musala, kedepan akan ada mesjid yang megah dan menjadi pusat pendidikan dan kajian agama,” ujar ayah dari Balon Walikota Bengkulu, Noviawan Ail (Tamtam)

Lanjutnya, pembangun masjid dilatarbelakangi atas semangat kebersamaan yang peduli akan nilai nilai agama Islam.

“Kita sebagai warga disini sangat bangga ternyata banyak sanak saudara kita yang memiliki kepedulian terhadap desa mereka, hanya saja selama ini belum diajak. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini selaku inisiator saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bahu membahu dalam pembangunan mesjid tersebut,” ucapnya.

Pembangunan mesjid yang belum ditentukan namanya ini direncanakan akan rampung dalam 10 bulan kedepan. Sehingga, saat Idul Fitri 1439 atau tahun 2018 mendatang sudah dapat digunakan untuk salat Id bersama. Menginisiasi pembangunan masjid bukan kali ini saja dilakukan Sudirman Ail. Ia telah mengajak masyarakat untuk membangun  mesjid di desa – desa lain di Kabupaten Seluma.

Sementara itu, Arsitek yang merancang bangunan mesjid, Juwoto mengatakan, rumah ibadah umat islam tersebut dirancang untuk menampung sekitar  500 jemaah.

“Rancangan bangunan sudah saya konsep lebih kurang membutuhkan dana sekitar Rp 765 juta, belum termasuk listrik PLN,” ujarnya.

Kepala Desa Tangga Batu, Burnian Hadi mengaku bangga dengan rencana masyarakat mebangunan mesjid di desanya.

“Alhamdulillah berkat inisiasi dari Pak Sudirman Ail, rencana pembangunan masjid dapat terealisasi tahun ini. Sekali lagi kami bangga dengan adik sanak yang berasal dari desa tangga batu yang berhasil di perantauan  ingat kepada kampung halamannya,” ujar dia. (Dil)