Pelajar Terlibat Perampokan, Hasil Rampok Diduga untuk Beli Narkoba

Curup
ARY/Bengkulu Ekspress. Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusuf bersama jajarannya saat menggelar jumpa pers terkait keberhasilan mereka mengamankan satu dari tiga pelaku perampokan.

Apr 15, 2017 @ 12:50

CURUP, Bengkulu Ekspress – Dunia pendidikan di Kabupaten Rejang Lebong tercoreng oleh salah satu oknum pelajarnya. Dimana oknum pelajar yang diketahui berinisial Ri (18) pelajar salah satu SMA di Kabupaten Rejang Lebong tersebut, diamankan pada Rabu (12/4/2017) oleh jajaran Polres Rejang Lebong.

Kapolres Rejang Lebong AKBP Napitupulu Yogi Yusuf SH SIK didampingi Kabag Ops Kompol Firdaus PN dan Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar SH SIK, saat jumlah pers Kamis (13/4) kemarin mengungkapkan bahwa Ri terlibat aksi perampokan di Desa Cahaya Negeri Kecamatan Sindang Kelingi pada Selasa (11/4/2017) sekitar pukul 22.30 WIB.

“Korban dari tersangka ini adalah, Nopriyadi (18) warga Desa Mojorejo Kecamatan Selupu Rejang yang juga masih berstatus pelajar,” terang Kapolres.

Diungkapkan Kapolres, aksi perampokan yang dialami korban, bermula saat korban Nopriyadi mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Mio Soul BD 6842 KG bersama rekan yaitu Pini Yulianti bersama Dian Nopitasi Sari yang menggunakan sepeda motor jenis Supra Fit BG 35 21 HU. Saat itu korban bersama rekannya tersebut dari Kota Lubuklinggau hendak ke Desa Suban Ayam Kecamatan Selupu Rejang.

Saat melintas di Desa Tanjung Sanai Kecamatan Padang Ulak Tanding, korban yang mengendarai sepeda motor korban diikuti oleh dua orang pelaku menggunakan satu unit sepeda motor jenis Honda Vario warna putih. Saat itu dua orang pelaku tersebut sempat menanyakan korban orang mana.

“Saat ditanya pelaku, korban mengatakan bahwa ia orang Desa Tanjung Sanai, kemudian kedua pelaku tadi langsung meninggalkan korban dengan mendahului mereka,” tambah Kapolres.
Korban yang tidak curiga serta yakin jalan lintas Curup-Lubuklinggau sudah aman, kemudian melanjutkan perjalanannya menuju Desa Suban Ayam dengan cara beriringan. Saat tiba di tempat kejadian perkara tepatnya di Desa Cahaya Negeri, korban kembali dipepet oleh pelaku yang menggunakan sepeda motor yang sama, hanya saja saat ini pelaku sudah berjumlah 3 orang.

“Saat memepet korban ini, salah seorang pelaku langsung menendang korban hingga terjatuh dari sepeda motornya,” terang Kapolres.

Saat korban terjatuh tersebut ketiga pelaku langsung berhenti, saat itu salah seorang pelaku mengambil motor korban dan pelaku lainnya mengancam korban menggunakan sebilah pisau. Tanpa perlawanan kemudian pelaku langsung menyerahkan sepeda motor miliknya tersebut, kemudian ketiga pelaku langsung membawa motor korban ke arah Kota Lubuklinggau, sedangkan korban dibantu rekannya langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Sindang Kelingi.

Petugas yang menerima laporan korban langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP tersebut, petugas mengetahui ciri-ciri ketiga pelaku. Setelah itu petugas terus melakukan pengejaran dan pada Rabu (13/4) sore petugas mengetahui bahwa tersangka Ri tengah berada di rumahnya di Kecamatan Binduriang. Saat mengetahui buruannya berada di kediamannya, kemudian tim Opsnal Reskrim dan Intel Polres Rejang Lebong bersama tim dari Polsek Sindang Kelingi dan Polsek PUT langsung melakukan penggerebekan dan mengamankan tersangka.

“Saat ini tersangka Ri tengah menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap keberadaan pelaku lainnya,” ungkap Kapolres.

Dari pengembangan yang dilakukan, menurut Kapolres, Ri dan tersangka lainnya sudah berapa kali melakukan aksi perampokan di beberapa TKP yang berbeda.

Di sisi lain, diduga Ri bersama rekannya nekat melakukan aksi perampokan, lantaran membutuhkan uang untuk membeli Narkoba, hal tersebut dikarenakan saat menjalani tes urine, Ri dinyatakan positif menggunakan Narkoba jenis sabu-sabu dan ganja. (251)