Pelajar Rejang Lebong Tak Diizinkan Ikut UNBK

Ary/Bengkulu Ekspress  Sejumlah pelajar di SMKN 1 Rejang Lebong tengah melaksanakan UNBK. Dihari pertama pelaksanaan UNBK kemarin, satu orang siswa tidak mengikuti ujian karena terjerat kasus hukum.
Ary/Bengkulu Ekspress Sejumlah pelajar di SMKN 1 Rejang Lebong tengah melaksanakan UNBK. Dihari pertama pelaksanaan UNBK kemarin, satu orang siswa tidak mengikuti ujian karena terjerat kasus hukum.

CURUP, bengkuluekspress.com – Lantaran terlibat masalah hukum dan saat ini ditahan di Mapolres Rejang Lebong. BP (18) pelajar kelas III SMKN 1 Rejang Lebong tak mendapat izin untuk mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN 1 Rejang Lebong Senin (2/4) kemarin.

“Untuk tersangka BP tidak kita izinkan untuk mengikuti UNBK di hari pertama ini (kemarin),” terang Kapolres Rejang Lebong, AKBP Ordiva SIK saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Chusnul Qomar SH SIK.

Namun, untuk hari  kedua pelaksanaan UNBK tingkat SMK di Kabupaten Rejang Lebong yang akan dilaksanakan hari ini. BP akan mendapat izin dari Polres Rejang Lebong untuk mengikuti UNBK disekolahnya.

BP sendiri tidak diizinkan untuk mengikuti UNBK dihari pertama kemarin, karena menurut Kasat surat izin dan rekomendasi BP untuk mengikuti UNBK baru diberikan pihak sekolah pada Senin kemarin. Surat tersebut sendiri, diberikan saat sudah memasuki waktu BP mengikuti UNBK, karena waktu BP melaksanakan UNBK sudah berjalan, sehingga izinnya tidak dikeluarkan.

“Untuk yang hari pertama ini, BP nanti bisa mengikuti ujian susulan,” Sampai Kasat.

Dijelaskan kasat, pihaknya sebelumnya tidak mengizinkan BP, karena memang belum ada surat resmi terkait dengan permohonan izin untuk BP untuk mengikuti UNBK.

Semen tara itu, panitia UNBK SMKN 1 Rejang Lebong, Sumarwan mengakui bahwa salah satu pelajar SMKN 1 Rejang Lebong tidak mengikuti UNBK lantaran terjerat kasus hukum yang diamankan jajaranPolres Rejang Lebong beberapa waktu lalu.

“Surat sudah kita siapkan dari hari Sabtu (31/3) kemarin, tapi kita tidak tahu kenapa bisa tidak diizinkan,” sampi Sumarwan saat ditemui di SMKN 3 Rejang Lebong Senin kemarin.

Dijelaskan Sumarwan, BP sendiri tercatat mengikuti UNBK pada sesi kedua bersama 94 siswa lainnya. Dimana menurutnya pelaksanaan UNBK di SMKN 3 Rejang Lebong dilaksanakan dalam tiga sesi dengan jumlah peserta yang terdaftar di SMKN 1 Rejang Lebong sebanyak 281 orang, dua diantaranya sudah drop out.

“Kalau peserta UNBK tingkat SMK di Kabupaten Rejang Lebong yang terdaftar sebanyak 1.169 siswa di 12 SMK negeri dan swasta, namun kalau untuk yang DO maupun tidak hadir disekolah lain kami tidak tahu,” aku Sumarwan.

UNBK tingkat SMK di Kabupaten Rejang Lebong sendiri akan dilaksanakan hingga Kams (5/4) mendatang. Dimana setiap harinya ada satu mata pelajar yang diujikan. Dihari pertama kemarin, mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Inggris, kemudian hari ini Bahasa Indonesia. Kemudian Rabu besok Matemetika dan dihari terakhir adalah mata ujian kejuruan.(ary)