Pelabuhan Pulau Baai Siap Go Internasional

Pulau BaaiBENGKULU, Bengkulu Ekspress – Sebagai salah satu pelabuhan terluas diantara lahan pelabuhan yang ada di Pulau Sumatera, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Bengkulu hingga saat ini terus melakukan pembenahan agar Pelabuhan Pulau Baai dapat menjadi salah satu pelabuhan Internasional di Sumatera.

General Manager Pelindo II Bengkulu, Drajat Sulistyo mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan berbagai pembenahan di semua sektor agar pelabuhan dengan luas area 1200 hektar (ha) ini bisa beroperasi optimal dan menjadikan pelabuhan Pulau Baai Go Internasional.

“Kami melakukan berbagai pembenahan di pelabuhan mulai dari penyelesaian terkait pendangkalan alur pelabuhan hingga meminimalkan dwelling time barang agar pelabuhan Pulau Baai bisa menjadi pelabuhan internasional,” ujar Drajat kemarin (8/11).

Dikatakan Drajat, saat ini sudah tidak lagi terjadi lagi permasalahan terkait pendangkalan alur pelabuhan usai dilakukannya pengerukan dan kedalaman alur telah minus 10 LWS (Low Water Spring).

“Dengan kedalaman seperti itu pelabuhan ini sudah mampu menampung bobot kapal hingga 30 ribu ton,” kata Drajat.

Sementara terkait dwelling time saat ini sudah lebih cepat dari biasanya, dimana dwelling time di pelabuhan ini sekarang hanya 3 hari saja dimana sekarang bukan lagi pihak kapal yang menunggu waktu bongkar justru sebaliknya kami pihak pelabuhan menunggu kapal berikutnya. “Dwelling time juga sudah lebih cepat dari biasanya dan hanya memakan waktu 3 hari saja,” sambung Drajat.

Diungkapkan Drajat, tak hanya itu, upaya lain yang tengah dilakukan Pelindo II Bengkulu saat ini ialah sejalan dengan rencana induk pelabuhan Kementerian Perhubungan tahun 2016 menyusun rencana pembangunan kawasan industri. “Saat ini ada lahan yang masih tersisa cukup seluas 250 Ha untuk investor mendirikan pabrik disamping pembangunan terminal CPO dan Batu Bara terintegrasi dengan peti kemas,” ungkap Drajat.

Lebih lanjut dikatakan Drajat, para Investor akan diajak untuk duduk bersama membahas investasi mereka dengan pertimbangan bila pabrik dibangun di dekat pelabuhan maka pemilik modal akan diuntungkan dan masyarakat sekitar pasti akan berdampak pada kesejahteraaanya dengan ketersediaan lapangan pekerjaan.

“Rencana ini sudah dibahas dan nantinya akan dikaji lebih jauh karena banyak manfaat yang akan diterima investor,” lanjutnya.
Terakhir Drajat mengatakan, dirinya optimis pelabuhan Bengkulu mampu menjadi pelabuhan internasional dan menopang sejumlah provinsi terdekat yang tidak memiliki pelabuhan laut seperti Sumatera Selatan dan Jambi.

“Kami optimis pelabuhan Pulau Baai nantinya akan menjadi pelabuhan besar bahkan menjadi pelabuhan internasional untuk menopang berbagai aktivitas di beberapa provinsi di luar Bengkulu,” tukasnya. (999)

 

 

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*