Pejabat Kemendagri Siap Daftar Sekprov Bengkulu

Ridwan Nurazi Pastikan Mundur

kursi_goyang_modern

BENGKULU, BE – Gubernur Bengkulu Dr H Ridwan Mukti MH telah mengantongi nama pejabat eselon II dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang akan mendaftar sebagai calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu. Namun gubernur masih menutup rapat nama pejabat tersebut.

“Personel eselon II dari Kemendagri sudah ada yang mau daftar. Tapi nantilah untuk namanya,” ujar Gubernur Ridwan Mukti, kemarin.

Dikatakannya, saat ini pejabat tersebut tinggal menunggu kesiapan Panitia Seleksi (Pansel) Sekda untuk membuka pendaftaran. Ketika pendaftaran dibuka, maka pejabat tersebut langsung mendaftar. Namun demikian, RM juga mengaku memberikan peluang yang sebesar-besarnya kepada pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk ikut bertarung.

“Tinggal menunggu kesiapan pansel saja,” tambahnya.

Gubernur meminta pendaftaran seleksi sekda cepat dilakukan karena ia menargetkan sebelum 2016 ini berakhir seleksi sudah selesai.

“Kalau bisa, kita minta selesai 2016. Kalau tidak, bisa saja 2017,” ujar RM.

Sementara itu, Sekretaris Pansel Sekdprov Bengkulu, Dr Ridwan Nurazi SE MSc Ak menjelaskan, keputusan gubernur untuk membuka ulang seleksi sekda merupakan hak gubernur. Namun Rektor UNIB ini memastikan tidak bersedia kembali menjadi pansel.

“Kalau diminta lagi, saya untuk sementara ini belum bersedia. Mengingat banyaknya tugas yang harus saya emban sebagai rektor. Terlebih tugas dari kementerian juga sudah banyak, dan akhir tahun harus selesai semua,” jelas Ridwan.

Surat Keputusan (SK) sebagai pansel, diakuinya masih aktif. Kalaupun diminta untuk merekomendasikan, dirinya siap untuk memberikan refrensi siapa saja yang akan menjadi pansel sekda tersebut.

“Kalau minta untuk rekomendasi, kita siap berikan. Tapi kalau disuruh lagi, saya rasa tidak dulu,” bebernya.

Namun Rektor Unib ini membantah penolakannya menjadi Pansel karena kecewa yang disebabkan gubernur menolak hasil seleksi tahap pertama lalu.

“Ibarat calon pengantin, kita ini yang carikan pesangannya. Nah kalau dapat, sesesuai atau tidak tinggal lagi kembali dengan pasangannya. Kalau sesuai ambil. Jika tidak, ya bukan tugas kami,” tandasnya. (151)