Pegang Tiga Formulir, Guru SMPN 1 Raih Rumah

Bengkulu Selatan
Asri/Bengkulu Ekspress BERUNTUNG: Ketua Garnita Malahayati Provinsi Bengkulu dr Anarulita Muchtar menyerahkan secara simbolis ahdiah utama 1 unir rumah siap huni kepada peserta beruntung Misti Sulastri MPd, guru bahasa Indonesia SMPN 1 Bengkulu Selatan.

 

Misti Sulastri MPd; Peraih hadiah utama satu unit rumah Senam Massal

 

Matanya berkaca-kaca setelah namanya disebut sebagai peserta paling beruntung. Bermodal tiga formulir yang dia pegang, dia berhak memiliki satu unit rumah hadiah utama.

===
Asrianto,
Bengkulu Selatan
==================
SIAPA sangka, Misti Sulastri MPd, guru bahasa Indonesia SMPN 1 Bengkulu Selatan meraih hadiah Utama satu unit rumah siap huni. Pasalnya hanya bermodalkan 3 formulir, istri Aiptu Antoni Fatullah SH kanit Reskrim Polsek kedurang, Mapolres Bengkulu Selatan, namanya disebutkan panitia sebagai peserta yang paling beruntung.

Disaat ketua Garnita Malahayati Provinsi Bengkulu dr Anarulita Muchtar yang didampingi Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan, Rohayatie SH MH dan Istri Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Ny Lena G Mulyadi meneriakan nama Misti Sulastri MPd warga Jalan Sejahtera, kelurahan Padang Kapuk, Kota Manna sebagai peserta peraih hadiah utama satu unit rumah, ibu ini tiba-tiba terlihat setengah berlari sambil memperlihatkan formulir yang dipegangnya kearah panitia di panggung. Dirinya meneriakan, jika yang disebutkan itu namanya. “Itu nama saya bu,” katanya sambil setengan berlari ke arah panggung dari sisi kanan panggung utama kemarin.

Setelah dicek para saksi, dan dirinya dinyatakan sah sebagai penerima hadiah rumah, kepada Bengkulu Ekspress dirinya menuturkan, sebelum senam, dirinya membeli 12 formulir. “Memang saya membeli 12 formulir, namun yang atas nama saya hanya 3 formulir, sisanya nama anak-anak saya,” ujarnya mengawali cerita usai menerima penyerahan secara simbolis oleh ketua Garnita Bengkulu, dr Anarulita Muchtar diatas panggung utama, Minggu (27/8).

Diceritakan ibu dengan tiga putra putri ini, Minggu pagi, dirinya paling pagi bangun. Bahkan dirinya paling gembira untuk mengikuti senam. Sehingga setelah salat subuh, dirinya langsung mengajak anak-anaknya ke Padang panjang untuk mengikuti senam. Bahkan usai senam, sambung salah satu pahlawan tanpa tanda jasa di Bengkulu Selatan ini, sejak pengundian formulir utama hingga usai dirinya tidak pernah meninggalkan sekitaran panggung.

Hanya saja, untuk menghilangkan rasa jenuh, dirinya mengajak anak-anaknya berkeliling panggung utama hingga pengundian formulir terakhir.

“Saat mengikuti senam, tujuan utama saya bukan mendapat hadiah, namun untuk berolahraga, namun kami belum pulang karena kami ingin mengetahui langsung dari dekat siapa yang beruntung.

Namun ketika saya ternyata yang paling beruntung itu, saya heran kebaikan apa yang saya perbuatan sehingga mempercayakan rumah tersebut diserahkan pada kami,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca menahan haru dan bahagia.

Setelah dipastikan sebagai pemilik hadiah utama satu unit rumah di Kota Bengkulu, Misti belum memiliki rencana. Bahkan dirinya akan bermusyawarah dengan suaminya terlebih dahulu.
“Belum ada rencana segera menempatinya, namun kalau dijual sayang, sebab selama ini saya sering mengikuti kegiatan seperti ini, baru kali ini dapat hadiah,” tutup Misti. (***)