PDGI Kembali Gelar Sikat Gigi Massal

drg H Edriwan Mansyur MM  (2)

BENGKULU, BE – Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Bengkulu kembali menggelar sikat gigi massal bekerjasama dengan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Bengkulu dan Harian Bengkulu Ekspress (BE) dalam rangka memperingati Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2015 dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Bengkulu ke-47.
Sikat gigi massal yang akan diikuti 500 siswa Sekolah Dasar (SD) se-Kota Bengkulu ini akan digelar Minggu, 11 Oktober 2015 di Lapangan Sport Center Pantai Panjang Bengkulu.
“Kegiatan sikat gigi massal tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan kesehatan gigi kepada anak-anak sekolah dasar, karena kesehatan gigi adalah hal penting yang harus dijaga dengan baik,” kata Ketua PDGI Cabang Bengkulu, drg H Edriwan Mansyur MM kepada BE, sore kemarin.
Selain itu, kegiatan tersebut bermaksud untuk memberikan edukasi sejak dini tentang pola hidup sehat dengan menyikat gigi yang baik dan benar, serta membangun kesadaran siswa SD  dalam meningkatkan kesehatan giginya.
Menurutnya, sikat gigi massal kali ini merupakan sebuah kebanggaan, karena Kota Bengkulu ditunjuk untuk menjadi salah satu tempat penyelenggara kegiatan tersebut, mengingat se-Indonesia hanya dilakukan 25 kabupaten/kota.
“Karena ini juga rangkaian dari HUT Provinsi Bengkulu, maka kita harapkan Pak Gubernur bisa hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut. Sedangkan dari PGDI dan IAI nanti akan hadir pengurus besar dari pusat,” imbuhnya.
Dijelaskan Edriwan, sebelum sikat gigi massa dimulai akan dilaksanakan senam bersama yang bisa diikuti oleh lapisan masyarakat di Bengkulu. Senam massal itu juga bertabur doorprize yang disiapkan panitia penyelenggara.  “Jadi, silakan masyarakat untuk datang mengikuti senam tersebut,” serunya.
Selain melaksanakan sikat gigi massal, pada waktu yang bersamaan juga akan dilaksanakan penyuluhan, pemeriksanaan kesehatan dan promosi tentang penting informasi obat yang dilakukan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Bengkulu.  Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan pemahaman atau wawasan kepada masyarakat luas mengenai informasi obat-obatan yang disedikan oleh apoteker.
“Nanti juga dilakukan survei gigi terhadap anak-anak SD khususnya yang berusia 6 dan 12 tahun. Nanti tim survei akan datang ke sekolah-sekolah,” tutupnya. (400)