Paslon Abaikan APK Rusak

Salah satu Alat Peraga Kampanye yang dibiarkan rusak di Jalan Meranti Sawah Lebar, kemarin (8/4).
Salah satu Alat Peraga Kampanye yang dibiarkan rusak di Jalan Meranti Sawah Lebar, kemarin (8/4).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – Belum genap dua bulan Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu dipasang, saat ini sudah banyak yang roboh, rusak dan hilang.
Baik yang rusak karena faktor alam seperti diterjang badai maupun dirusak oleh tangan-tangan jahil.
Berdasarkan peraturan yang berlaku, APK yang rusak, roboh dan hilang tersebut merupakan tanggung jawab pasangan calon untuk menjaga, memperbaiki dan menggantinya.

Namun yang terjadi di Kota Bengkulu saat ini adalah paslon dan tim kampanyenya tidak mau tahu kondisi APK yang sudah dipasang KPU tersebut.
Buktinya, KPU kota melalui Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sudah berulang kali menyurati Paslon, karena APK yang rusak ini menjadi temuan dan pelanggaran administrasi bagi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), namun surat imbauan tersebut sama sekali tidak direspon Paslon.

“Kita sangat menyesalkan hal ini. Kita minta kepada Paslon jangan hanya dilihat saja, tetapi segera diperbaiki mana APK yang rusak. Masa tidak bisa merawat itu, mereka kan punya tim yang banyak sekali,” ujar Ketua KPU Kota, Darlinsyah SPd MSi, kemarin (8/4).

KPU juga menyesalkan atas biaya yang sudah dikeluarkan untuk memfasilitasi sosialisasi empat paslon tersebut, namun terkesan sia-sia. Sebab, pencetakan APK tersebut telah memakan anggaran sebesar Rp 450 juta lebih.
Ia juga sangat menyesalkan bahwa tim paslon tidak mampu menjalankan komitmen yang sudah disepakati, karena didalam aturannya, tim paslon juga bisa mencetak APK sebanyak 150 persen dari total APK yang difasilitasi KPU, dengan tujuan untuk mengganti kerusakan. Jika terus dibiarkan, maka akan menganggu tahapan sosialisasi.

“KPU sudah semaksimal mungkin memfasilitasi dan memberikan yang terbaik bagi paslon, tentunya keempat paslon ini juga harus bisa mengimbangi aturan-aturan yang berlaku,” tegasnya.
Di sisi lain, tak dapat dipungkiri bahwa kerusakan tersebut terjadi akibat adanya kesengajaan dari oknum tak dikenal (OTD) yang merobohkan atau merobek baliho yang terpasang di tepi jalan tersebut. Maka dari itu, pihaknya berharap kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga dan merawat, karena APK tersebut merupakan sarana informasi serta pengenalan kepada masyarakat untuk mengetahui visi-misi, program serta wajah para calon yang akan bertarung pada Pilwakot 2018.

“Kami mohon juga kepada pihak kepolisian untuk dapat mengusut persoalan ini, karena biaya negara yang harus kita keluarkan. Begitu juga masyarakat kami imbau tidak merusak APK tersebut, agar pesta demokrasi ini berjalan aman, lancar dan adil,” pungkasnya. (805)