Pakai Joki Saat UN, Peserta Paket C Tidak Lulus

ARGAMAKMUR, BE – Berbagai cara dilakukan peserta Ujian Nasional (UN) supaya lulus Ujian Nasional (UN), termasuk dengan cara tidak terpuji. Seperti yang dilakukan 2 orang yang mengikuti ujian paket C menggunakan jasa joki saat mengerjakan soal UN tanggal 14 sampai 16 April kemarin. Menanggapi masalah ini, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Dr Haryadi SPd MM MSi memastikan dua orang itu tidak akan lulus UN tahun 2015 ini.
“Mereka dipastikan tidak lulus jika terbukti berbuat curang pelaksanaan UN tahun ini. Apalagi kecurangan itu menggunakan jasa joki,” singkat Haryadi.
Ia menambahkan, joki UN itu bisa lolos dari pengecekan petugas ada beberapa kendala. Seperti foto yang disamar-samarkan. Modus yang digunakan peserta benar-benar sudah dipersiapkan secara matang sehingga lolos dari penjagaan pengawas.
Dua joki ini ketahuan saat beberapa LSM mengunjungi sekolah tempat berlangsungnya UN di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Argamakmur. Dua joki ini melakukan kecurangan saat UN hari petama dan kedua.
Berdasarkan dari laporan itu, selanjutnya panitia UN memastikan ada hal yang mencurigakan dari peserta UN di dua lokal berbeda di sekolah itu. Setelah dipastikan dengan teliti ternyata foto dari daftar peserta ujian ada perbedaan dengan peserta aslinya.
Panitia terpaksa mengeluarkan joki UN itu, ini demi menghargai peserta lain yang mengerjakan soal dengan usaha mereka sendiri. “Laporan yang saya terima dua hari joki UN itu melancarkan aksinya. Panitia langsung mengeluarkan dua joki itu melihat apa yang mereka lakukan melanggar. Kami akui memang ada ketidak telitian dari panitia UN seperti foto yang disamarkan lolos dari perhatian pengawas,” demikian Haryadi.(167)