Pagar Dewa Juara HUT TNI ke-70

Juara

BENGKULU, BE – Kelurahan Pagar Dewa berhasil menjadi juara pertama dalam pertandingan sepakbola yang digelar Koramil 07 Selebar Bengkulu, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-70, kemarin.   Dalam partai final, PS Pagar Dewa berhasil mengalahkan kesebelasan dari Kelurahan Padang Serai dengan skor 3-2 dalam adu penalti.
Dalam pertandingan kemarin, kedua tim tidak berhasil menciptakan 1 gol pun dalam 2 waktu normal yang disediakan oleh para panitia, 2×45 menit.  Sehingga untuk menentukan pemenang, dua tim tentukan dengan cara adu penalti.  Dan hasilnya, tim Pagar Dewa berhasil unggul 3-2.
Hadiah untuk juara pertama langsung diserahkan oleh Danramil Selebar Kapten Inf Akhirudin.  Dimana Danramil, Kapten Inf Akhirudin, berpesan kepada semuanya, bahwa ajang seperti ini akan selalu diusahakan untuk kembali dihidupkan. Agar para pecinta sepak bola yang ada di Bengkulu selalu terhibur. Dimana pertandingan ini dilakukan selain untuk memperingati HUT TNI ke-70, juga sebagai ajang mencari bakat-bakat yang terpendam dari pemain Bengkulu.  Juga dalam pertandingan yang dilakukan bukannya ajang mencari musuh, sehingga kapten sangat berpesan untuk tidak adanya yang namanya perkelahian, juga dikurangi gesekan-gesekan yang tidak perlu karena akan menimbulkan yang tidak diinginkan.   “Bermainlah untuk menjadi yang terbaik, bukan menjadi yang terjago di lapangan (berkelahi, red),” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Danlanal Bengkulu, Letkol Laut (P) M Nizar Gadafi SE, juga menjelaskan bahwa, selain acara final sepak bola HUT TNI ke-70. Kemarin (04/10) para panitia dan pihak TNI AD dan Laut beserta kepolisian juga melakukan pertandingan eksibisi melawan Bengkulu Old Star. Untuk mengenang salah satu Wasit C2 pemerintah Provinsi Bengkulu dan juga sebagai salah satu anggota Gegana Brimob Bengkulu, Aiptu Hendra, meninggal pada saat bermain futsal Sabtu lalu (3/10). Sehingga para pemain menggunakan pita hitam, sebagai bentuk bela sungkawa atas kejadian tersebut.
“Kita memakai tanda hitam di lengan karena kita lagi berduka atas meninggalnya salah seorang anggota Brimob yang meninggal ketika bermain futsal,” jelasnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Danlanal sangat berharap meningkatnya kembali persatuan dan kesatuan antara TNI dan Polri terhadap masyarakat Bengkulu. Sehingga kedepan dapat menggeliatkan kembali persepak bolaan yang ada di Bengkulu, karena sekarang sepak bola di Bengkulu sedang tenngelam.
“Sehingga dengan acar seperti ini, bisa membangkitkan kembali sepak bola di Bengkulu,” jelas Danlanal.
Adapun yang mengikutti pertandingan exsibisi sepak bola kemarin, antara lain Danramil Selebar, Danlanal Bengkulu, Kasat Lantas Polres Bengkulu, Kapolsek Kampung Melayu, serta masih banyak lagi yang lainnya. Diman dalam lawannya yaitu para mantan-mantan pemain sepak bila Provinsi Bengkulu dahulu.(614)