Optimalkan Kinerja Program, BKKBN Gelar Rakerda

DENDI - Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah saat membuka Rakerda BKKBN Perwakilan Provinsi Bengkulu, kemarin  (8)

Bengkuluekspress.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Bengkulu melaksanakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga Tahun 2015. Rakerda yang dilaksanakan di ruang auditorium BKKBN Rabu, (15/04) tersebut, mengambil tema ” Melalui Rakerda mari kita optimalkan kinerja program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga guna mewujudkan target sasaran RPJMN dan renstra Tahun 2105-2019″. Selain seluruh perwakilan pimpinan daerah, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Keluarga Berencana (KB) kabupaten dan kota Bengkulu, serta mitra kerja dan pemangku kepentingan lainnnya. Gubernur Bengkulu, H. Junaid Hamsyah beserta Bupati Seluma, Rektor Unib, Korem 041, Danlanal dan Danrem juga menghadiri Rakerda ini.

Kepala perwakilan pengembangan Pimpinan BKKBN Pusat, Dra. Sri Martiningsih MS, mengungkapkan bahwa Pembangunan Kependudukan dan KB harus ditingkatkan. Karena hal tersebut menujukkan komitmen program keluarga berencana. Saya menilai Bengkulu sangat komitmen dan menunjukkan hasil yang luar biasa dalam melaksanakan program ini. Iapun memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Ada beberapa program tujuan khusus dalam Rakerda kita tahun ini yaitu mengidentifikasi keberhasilan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program kependudukan keluarga berencana pembangunan keluarga Provinsi Bengkulu. Menyosialisasikan arah dan kebijakan program program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan Keluarga tahun 2014 dan mendorong terciptanya komitmen operasional dari mitra-mitra kerja terkait dalam program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga tahun 2014,”ungkap Sri.

Gubernur Bengkulu, H. Junaidi Hamsyah, S.Pd, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan, akan terus berkomitmen penuh untuk menekan laju pertumbuhan penduduk di Provinsi Bengkulu. Salah satu program yang digalakkan menekan laju pertumbuhan penduduk itu adalah alat kontrasepsi berupa implan,”ujarnya.

“Tahun depan pemerintah Provinsi Bengkulu akan mengalokasikan dana dari APBD Provinsi Bengkulu untuk pemasangan 20 ribu implan kepada ibu subur di Provinsi Bengkulu. Selain itu, Gubernur juga menyampaikan tahun lalu kita juga sudah ikut menargetkan 10 ribu pemasangan implan secara gratis, dan hasilnya jauh melampaui target itu karena jumlah keseluruhan yang terpasang lebih dari 14 ribu. Semoga dengan adanya kerjasama Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan BKKBN Perwakilan Bengkulu, kedepan Program kita ini akan berjalan lebih baik lagi,” ujarnya.

Di bagian lain, Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Bengkulu, Dra. Maryana, MM, menyampaikan bahwa Rakerda tersebut bertujuan untuk membangun kesepakatan pembangun KB dan pembangunan Provinsi Bengkulu. Pembahas faktor penghambat, menyusun langkah-langkah kongrit sesuai dengan wilayah garapan, sehingga target yang sudah ditetapkan bisa tercapai. “Kami ada 600 kelompok yang belum ada anggaran khusus, kedepan mohon bantuan untuk membantu kelompok ini karena mereka adalah ujung tombak dari program KB,” pintanya. (Andri)