Okto Ditetapkan Tersangka, Dugaan Penipuan Terhadap Bando

Berkas Tersangka Penipuan Calon Siswa Polri Dilimpahkan ke Kejati Malut_698440
BENGKULU, BE – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bengkulu akhirnya menetapkan Okto Brawijaya Tri Sakti menjadi tersangka dalam kasus dugaan penipuan yang dilaporkan oleh mantan Bupati Kepahiang, Dr Bando Amin C.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, penyidik Ditreskrimum Polda Bengkulu telah terlebih dahulu melakukan gelar perkara, Kamis (17/11) lalu.

“Benar kita telah menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka perkara dugaan penipuan,” jelas Kapolda Bengkulu Brigjend Pol Drs Yovianes Mahar melalui Kabid Humas AKBP Sudarno SSos MH, kemarin (18/11).

Sudarno menambahkan, langkah selanjutnya yang diambil, penyidik akan melayangkan pemanggilan untuk pemeriksaan terhadap tersangka.

Sedangkan apakah tersnagka akan dilakukan penahanan, Sudarno menegaskan, itu adalah kewenangan dari pihak penyidik. Jika selama pemeriksaan tersangka koopratif bisa saja tidak ditahan, begitu juga sebaliknya jika tersangka dirasa akan menganggung proses penyidikan maka bisa ditahan. “Kita bisa lihat dari perkembangannya, tergantung dari perkembangan pemeriksaan selanjutnya,” ucap Sudarno.

Sudarno juga mengatakan, pihak penyidik baru menetapkan satu orang tersangka dalam kasus ini, yaitu Okto. Mengenai tersangka yang lain, dilihat dari perkembangan selanjutnya. “Nanti kita lihat perkembangannya dari proses,” tutupnya.

Sementara Okto Brawijaya Tri Sakti, ketika dihubungi BE mengatakan, dirinya belum mengetahui jika dirinya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penipuan yang dilaporkan oleh Bando Amin beberapa bulan yang lalu. “Saya belum tahu kalau saya ditetapkan sebagai tersangka,” jelasnya.

Jika benar ia sudah menjadi tersangka, Okto menyatakan akan taat pada proses hukum. “Penetapan saya sebagai tersangka itu adalah hak dari pihak penyidik. Pastinya saya taat akan hukum dan akan selalu bersedia bila akan diperiksa. Kita buktikan aja nanti di pengadilan,” tutupnya.(614)