OJK Launching Budaya Kerja

RIO-LAUNCHING BUDAYA KERJA-OJK (4)

BENGKULU, BE – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu mengenalkan budaya kerja yang dinamai Tabot. Tabot yang sejatinya merupakan alat musik khas Bengkulu, kali ini digunakan OJK sebagai singkatan dari kalimat “Tatanan Budaya OJK Terbaik”.

“Kita pilih Tabot karena juga identik dengan budaya Bengkulu. Terus kita jadikan sebagai singkatan dari Tatanan Budaya OJK Terbaik,” terang Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Fauzi Nugroho dihadapan tamu undangan di Hotel Santika kemarin.

Tatanan Budaya kerja OJK dicanangkan atas dasar karyawan yang bekerja di OJK merupakan individu yang memilki keragaman budaya. Maka Fauzi merasa perlu adanya satu Tatanan Budaya Kerja pada seluruh karyawan OJK.

“Perlunya tatanan budaya kerja OJK ini didasari dengan keberagaman individu yang bekerja di otoritas ini. Sehingga bila ada satu tatanan kerja OJK diharapkan dapat menciptakan budaya dan prestasi kerja yang baik. Karena menurut suatu penelitian ada korelasi positif antara budaya kerja dengan prestasi,” beber Fauzi panjang lebar.
Sementara itu, Gubernur Bengkulu H Junaidi Hamsyah mengapresiasi OJK yang meluncurkan tatanan budaya kerja mereka dengan membawa nama Tabot sebagai singkatannya. Dengan OJK membawa nama Tabot maka secara tidak langsung dapat mempromosikan budaya Provinsi Bengkulu ke publik.

“Selama ini kita tidak terpikir mempromosiskan Bengkulu dengan cara mengunakan nama-nama khas Bengkulu sebagai singkatan. Dengan seperti ini orang akan bertanya -tanya sebenarnya Tabot ini apa, sehingga setelah mereka cari di internet secara tidak langsung memperkenalkan Bengkulu,” ucap Gubernur di depan wartawan setelah acara launcing kemarin.

Selain Tabot, ada beberapa singkatan lain yang digunakan OJK Diantaranya, cermat berpenampilan sesuai norma (Cerano), beri salam sopan saat berdering (Besanding), sharing seru pegawai (Serunai), rapat efektif, lancar, efisian tidak sia-sia (Raflesia), jaga kebersiha jaga kerapian (Jari-jari).

Pada acara peluncuran tatanan kerja OJK yang dilaksanakan di Hotel Santika pukul 10.00 WIB kemarin, dihadiri oleh semua perwakilan perbankan yang ada Provinsi Bengkulu, Perwakilan Bank Indonesia (BI), ketua asosisasi keuangan non bank dan media massa. (cw1)