Objek Wisata Unggulan Belum Diperhatikan

KREATIF: Tulisan yang terlihat di danau Nibung ini merupakan  kreatif  warga setempat yang dibuat dari  bahan triplek biasa.
KREATIF: Tulisan yang terlihat di danau Nibung ini merupakan kreatif warga setempat yang dibuat dari bahan triplek biasa.

MUKOMUKO, Bengkulu Ekspress – Danau Nibung merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Mukomuko yang menarik untuk dijadikan salah satu objek wisata unggulan di daerah tersebut. Namun hingga saat ini belum menjadi perhatian serius oleh pemerintah setempat. Terutama di bidang fasilitas masih sangat minim. Meskipun sudah ada sejumlah bangunan, namun belum didukung dengan sarana pendukung lainnya, seperti bangunan MCK. Bangunan itu bisa dibilang hanya di bangun dan tidak dapat dioperasikan. Pasalnya, selain belum ada sumber air untuk pengisian, tidak ada aliran listrik dan lainnya. Termasuk sarana pendukung lainnya perlu ada penambahan dan pembenahan.

Ketua RT 08 Danau Nibung Kelurahan Bandar Ratu, Baheramsyah mengakui, bahwa fasilitas di lokasi tersebut masih minim.

Diantaranya, belum ada aliran listrik, lokasi masih terbilang belum tertata dengan baik. Menurutnya, khusus untuk di lokasi pinggir danau, ia menyarankan, pemerintah segera melakukan penataan dan penertiban. Termasuk aktivitas masyarakat di danau. Seperti sudah banyak yang menurunkan perahu atau kapal kecil yang digunakan untuk mengangkut manusia mengelilingi danau tersebut.

“Saya sebagai RT tidak melarang siapapun masyarakat yang mencari nafkah. Tetapi perlu juga adanya pengawasan dari pemerintah, karena lokasi danau tersebut merupakan kawasan yang diawasi pihak-pihak terkait. Ini harus segera adanya penertiban. Ini untuk meminimalisir hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi,” sarannya.

Termasuk penataan pedagang dan lokasi parkir. Karena semakin lama, pedagang semakin membludak. Ini diiringi dengan semakin banyaknya pengunjung. Baheramsyah juga menyampaikan, Pemda Mukomuko pernah menjanjikan akan menata lebih baik lokasi objek wisata Danau Nibung itu. Hanya saja, belum terealisasi secara mayoritas. Yang sudah ada dibangun adalah pembangunan gapura di depan pintu masuk dan pengoralan jalan.

“Kami masyarakat sekitar sangat medukung pengembangan objek wisata. Sehinga tidak hanya dikenal di dalam daerah saja, tetapi dari luar daerah juga akan berwisata di Danau Nibung ini,” demikian Baheram. (900)