Nurmala Meninggal Karena Sakit

CURUP, BE – Setelah dilakukan penyelidikan oleh Sat Reskrim Polres Rejang Lebong, pihak penyidik memastikan bahwa Nurmala (70) warga Gang Kenari Kelurahan Tempel Rejo Kecamatan Curup Selatan yang ditemukan sudah membusuk Senin (30/3), meninggal karena sakit.
Hal tersebut karena pihak penyidik tidak menemukan unsur pidana pada jasad korban. Selain itu berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan tetangga korban pihaknya tidak mendengar adanya kejanggalan yang terjadi dirumah sang nenek sebelum ia meninggal.
“Selain tidak ditemukannya tanda kekerasan fisik, sebelum korban meninggal tetangganya tidak pernah mendengar ada keributan atau hal yang janggal lainnya,” ungkap Kapolres Rejang lebong, AKBP Dirmanto, SH SIk melalui Kasat Reskrim, Iptu Mirza Gunawan SH didampingi Kaur Bin Ops, Iptu Panehan WS.
Dengan merujuk pada keterangan saksi dan hasil olah TKP yang dilakukan pihaknya, maka pihaknya menyimpulkan korban meninggal karena faktor usia. terlebih lagi bila selama hidupnya korban diktahui memiliki penyakit darah tinggi. Dengan fakta tersebut saat ini pihak Polres Rejang Lebong tidak bisa melanjutkan penyelidikan atas kematian Nurmala. Namun menurut Panehan bila nanti dikemudian hari ditemukan bukti baru yang menyatakan kematian korban karena adanya tidak pidana maka penyelidikan akan kembali dilanjutkan.
“Selain tetangga, pihak keluarga juga menyatakan tidak ada keaneahan ayng terjadi sepeninggalnya nenek mereka,” tambah Panehan.
Seperti yang kita ketahui sebelumnya Warga gang kenari Kelurahan Tempel Rejo Kecamatan Curup Selatan Senin (30/3) siang mendadak heboh. Pasalnya salah satu warganya ditemukan tidak bernyawa didalam salah satu kamar rumah miliknya.
Diketahui mayat yang ditemukan tersebut bernama Nurmala (70). Diduga sang nenek yang tinggal sendiri dirumahnya tersebut meninggal sekitar dua hari, karena dari jasad sang nenek sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang mengantar jenazah sang nenek ke RSUD Curup Senin siang. Korban pertama kali ditemukan oleh salah seorang menantunya bernama Mardiana (40).
Menurut Mardiana yang rumahnya tidak terlalu jauh dari rumah korban, ia memeriksa keadaan sang mertua setelah beberapa hari tidak pernah kelihatan. Pasca ditemukan sudah tidak bernyawa kemudian mayat korban dibawa ke RSUD Curup untuk dilakukan visum untuk mengetahui penyebab kematian korban. Dari hasil visum pihak dokter dan petugas tidak menemukan adanya bekas kekerasan maupun bekas bunuh diri. Setelah selesai divisum jenazah korban dibawa keluarganya pulang untuk dimakamkan. (251)