NPC Bengkulu Serius Bina Atlet Disabilitas

Para peserta berfoto bersama pada Pelantikan dan Pengukuhan Ketua dan Pengurus National Paralympic Committe (NPC), kemarin (11/1).
Para peserta berfoto bersama pada Pelantikan dan Pengukuhan Ketua dan Pengurus National Paralympic Committee (NPC), kemarin (11/1).

BENGKULU, Bengkulu Ekspress – National Paralympic Committee (NPC) Bengkulu serius melakukan pembinaan atlet disabilitas di Provinsi Bengkulu. Pembinaan tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri serta mampu membuat para penyadang disabilitas lebih sehat dan mampu meraih prestasi dibidang olahraga.

Ketua Umum NPC Provinsi Bengkulu, Sucipta mengatakan, pihaknya tidak hanya akan menggalakkan olahraga masyarakat atau pun rekreasi saja, tetapi NPC juga akan membina atlet olahraga prestasi dari para atlet penyandang disabilitas. Sehingga nantinya akan ada para atlet disabilitas di Bengkulu yang mampu memberikan prestasi terbaik untuk Bengkulu.

“semangat olahraga,” terang Sucipta.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, Amirudin Sinyo mengatakan, para penyandang disabilitas memiliki kedekatan dengan bidang kesejahteraan sosial. Karena meningkatnya indikator kesejahteraan adalah ketika para masyarakat dalam hal ini penyandang disabilitas juga diberikan hak yang sama seperti orang pada umumnya seperti kegiatan pembinaan olahraga.

“Banyak kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan para penyadang disabilitas, oleh karena itu mereka juga harus diberi hak yang sama,” kata Sinyo.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk memenuhi kesejahteraan dan hak para penyandang disabilitas yaitu Pemerintah Daerah dan Organisasi terkait mampu mengadakan olahraga bagi penyandang Disabilitas mulai dari melakukan pembinaan dan pelatihan hingga menyiapkan sarana dan prasarana.

“Semua bidang baik sosial, kesehatan, dan bidang lainnya di Pemerintah Provinsi Bengkulu harus melakukan pembinaan dan pelatihan olahraga panyandang disabilitas,” ujar Sinyo.
Dengan melakukan pembinaan dan pelatihan olahraga disabilitas maka mampu mempersatukan bangsa dan dunia melalui olahraga. Karena olahraga bisa mempersatukan perbedaan baik orang normal maupun penyandang disabilitas. “Jangan ada perbedaan, kita semua sama,” tutup Sinyo. (999)