Norwegia akan jadi Negara Pertama Tak Punya Radio FM

In Berita Utama, Teknologi
Bengkulu
Kota Oslo, Norwegia. Foto: AFP

jpnn.com -Norwegia bakal mencatat sejarah sebagai negara pertama di dunia yang menghapus sinyal radio analog.

Penghapusan akan dilakukan secara berkala. Yakni, dimulai dari mematikan sinyal frequency modulation (FM) di wilayah Nordland sejak kemarin (11/1) pukul 11.11 waktu setempat.

Wilayah lain bakal menyusul hingga seluruh jaringan sinyal radio FM di Norwegia tidak ada lagi pada akhir tahun nanti. Sinyal tersebut akan digantikan dengan digital audio broadcasting (DAB) alias radio digital.

“Alasan utama di balik perubahan besar ini adalah kami ingin menawarkan layanan radio yang lebih baik kepada seluruh populasi,’’ ujar Kepala Digitalradio Norge Ole Jorgen Tormark.

Digitalradio Norge merupakan anak perusahaan dari stasiun penyiaran milik pemerintah Norwegia NRK. Rencana pemerintah Norwegia untuk mengubah sinyal radio dari analog ke digital sebenarnya sudah lama ada. Sinyal FM kurang jernih dan memakan banyak biaya. Terlebih di negara berpenduduk 5,25 juta jiwa tersebut, banyak pegunungan dan lembah. Berbeda dengan sinyal digital yang suaranya lebih jernih.

Selain itu, sinyal digital lebih mudah ditangkap wilayah pegunungan seperti Norwegia. Pemerintah berdalih bahwa penghematan setelah adanya perubahan sinyal tersebut bisa digunakan stasiun penyiaran untuk membuat program-program baru.

Keputusan itu tidak disambut baik oleh masyarakat. Mereka menilai bahwa pemerintah terlalu terburu-buru. Sebab, sekitar 2,3 juta pengguna mobil masih belum memiliki peralatan yang mendukung DAB. Tanpa radio sama sekali di mobil, mereka akan sulit mendapatkan berita terbaru mengenai titik kemacetan. Terutama saat musim dingin. (theguardian/bbc/sha/c7/any/jpnn)

You may also read!

Diancam Novel, Miryam Langsung Terbayang Anak

jpnn.com, JAKARTA – Mantan anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani mengaku down dan stres ketika diancam penyidik Komisi

Read More...

Balai Rafflesia Diresmikan Gubernur Pada 4 April Mendatang

BENTENG, Bengkulu Ekspress – Jika tak ada aral melintang, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) akan menggelar acara

Read More...

Pengakuan Yani Gugat Ibu Kandung Rp 1,8 Miliar

jpnn.com, BEKASI – Yani Suryani, 45, menggugat ibu kandungnya sendiri, Siti Rokayah alias Amih, 85, asal Garut, Jawa Barat.

Read More...

Mobile Sliding Menu