Nelayan Kaur Temukan Muntahan Ikan Paus 3,5 Kuintal

Irul/Bengkulu Ekspress GIRANG: Sukadi saat memperlihatkan bongkahan yang diduga dari hasil muntahan ikan paus, dikamar rumahnya di desa Pasar Lama, Kamis (9/11)
Irul/Bengkulu Ekspress GIRANG: Sukadi saat memperlihatkan bongkahan yang diduga dari hasil muntahan ikan paus, dikamar rumahnya di desa Pasar Lama, Kamis (9/11)

Bahan Parfum Kelas Dunia, Penemu Bisa Jadi Miliarder

Semua orang pasti ingin mempunyai banyak uang dan menjadi kaya bak miliader. Mungkin hal inilah akan dialami seorang nelayan dari desa Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur Sukadi (48). Sepertinya dia bakal banyak mendapatkan uang, setelah menemukan muntahan ikan paus di pesisir pantai di Pantai Pulau Enggano.

AIRULLAH SYEKHDI, KAUR

Beberapa hari ini, nelayan desa Pasar Lama Kecamatan Kaur Selatan dibuat heboh, oleh Sukadi yang tiba-tiba membawa pulang bongkahan muntahan ikan paus seberat 200 kilogram itu ketika berlayar pulau Enggano itu.

Sukadi bersama tiga rekannya Nopen (35), Peri (25), warga Desa Linau dan Ijal (35), warga Enggano girang bukan kepalang ketika menemukan muntahan ikan paus. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai nelayan ini bersiap menjadi milioner dengan zat muntahan dari ikan paus sperma tersebut. Muntahan seberat 200 kg itu diduga merupakan ambergris yang sangat dihargai dalam produksi parfum. Ditaksir harganya sampai miliaran rupiah.

“Saya itu memukannya sudah seminggu, waktu itu saya melihat gumpalan besar mengambang di air. Kemudian saya mengambil tali untuk menariknya ke perahu. Tak disangka, gumpalan itu mutahan ikan paus,” ujar Sukadi saat ditemui BE di rumah di desa Pasar Lama, kemarin (9/11).

Diceritakan bapak tiga anak ini, penemuan muntahan ikan paus yang berwarna abu-abu seperti lilin itu pada Jum’at (20/10) di wilayah laut Enggano letaknya di perairan Kayu Apu atau sekitar 89 mil dari kota Bintuhan.

Kisah beruntungnya berawal suami dari Darmawati (40) bersama tiga rekannya itu pergi melaut mencari ikan seperti biasanya di sekitar pulau Enggano. Namun dalam perjalanan pulang dan mencium bau aneh di sekitar perahunya.

Dia pun segera menghampiri bau tersebut dan menemukan tumpukan besar ambergris atau muntahan ikan paus mengambang di air. Karena ia sudah tau jika muntahan paus itu memiliki nilai jual yang tinggi, dan menjadi buruan perusahaan produsen minyak wangi, karena menghasilkan reaksi kimia yang membuat aroma permanen dan tahan lama.

Ia pun memutuskan membawa bongkahan muntahan ikan itu ke rumahnya dan diletakan didalam kamar rumah. “Waktu itu saya sudah pernah menemukan muntahan ini, tapi belum tahu kalau berharga, dan saya tahunya berharga ini dari internet dan berita. Makanya waktu menemukan itu saya sangat senang, apalagi itu menjadi buruan produsen minyak wangi,” ujarnya.

Dikatakannya, ia sebenarnya menemukan bongkahan munta ikan paus itu sekitar 3,5 kuintal. Namun dua kuintal dibawa ke rumahnya di desa Pasar Baru, sedangkan 1,5 kuintal masih di rumah rekannya Ijal Enggano.

Ia yakin jika temuannya itu benar-benar muntahan ikan paus, karena melihat ciri-ciri baik dari pemberitaan yang ada di televisi maupun pengetahuan lainnya, pernah ada yang namanya muntahan ikan Paus di laut lepas.

Lanjutnya, dengan penemuan tersebut muntahan ikan paus miliknya akan dijualnya dengan harga tawaran yang paling tinggi. Apabila ada yang inggin membelinya silakan menghubunginya. Sedangkan hingga kini belum ada yang mau membeli hanya masyarakat yang berbondong-bondong ingin melihat muntahan ikan paus yang terpecah-pecah didalam kamar rumah tersebut.

“Untuk harga menurut informasi yang ada internet nya harga satuan perkilo mencapai puluhan juta hingga ratusan juta, tapi kalau ada orang mau beli perkilo Rp 25 juta saya jual,” katanya.

Sementara Kepala Desa (Kades) Desa Pasar Lama M Ali, membenarkan jika ada nelayan di desanya menemukan muntahan ikan Paus yang diduga bernilai tinggi hingga meliaran itu, tetapi untuk kepastian hal tersebut belum jelas apakah benda yang ditemukan oleh nelayan itu benar-benar ambergris atau bukan.

Tetapi kalau menurut pegetahuan sesui yang beredar dimedia sosial ada kemiripan. Apabila yang ditemukan itu benar dan harga satuanya mencapai miliaran. “Ya benar kalau ada nelayan kita menemukan muntahan ikan paus itu, dan juga saya sudah lihat, kalau itu benar yang seperti dicari orang untuk minyak wangi itu, bisa kaya mendadak,” singkatnya.(**)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*