Nelayan Diimbau Tak Melaut

nelayaan
SAM, BE- Angin kencang yang disertai curah hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Seluma meminta nelayan tidak melaut terlebih dahulu, terutama nelayan tradisional. Pasalnya, cuaca ekstrem seperti ini sangat membahayakan, dan bisa mengakibatkan kecelakaan selama melaut. “Diprediksi angin kencang dan hujan, akan terus terjadi sampai pergantian tahun. Ini yang patut diwaspadai oleh para nelayan,” kata Kepala (BPBD) Seluma Drs H Azwardi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Noveri SHut MM.
Menurutnya, imbauan ini tidak lain untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Sebagaimana diketahui, daerah Kecamatan Semidang Alas Maras (SAM), jumlah nelayan tradisionalnya cukup banyak. Faktor keselamatan menjadi perhatian serius BPBD. “Peringatan untuk tidak melaut ini bisa menjadi perhatian oleh nelayan maupun kelompok nelayan,” imbaunya.
Bukan itu saja, bagi pengguna jalan yang melintas di wilayah Kabupaten Seluma untuk selalu berhati-hati. Pasalnya ada beberapa titik  jalan yang rawan longsor. Diantaranya di wilayah Kecamatan Talo Kecil, Talo, kemudian di Desa Pagara Agung Kecamatan Lubuk Sandi serta di wilayah Desa Padang Pelasan Kecamatan Air Periukan. “Untuk diwilayah yang rawan akan longsor dan pohon tumbang telah diberikan petunjuk untuk berhati-hati,” jelasnya.
Kendati demikian, BPBD Seluma tetap mempersiapkan peralatan dan perlengkapannya. Hal itu untuk mengantisipasi jika terjadi bencana. Seperti menyiagakan perahu karet, dan mesin pemotong kayu, untuk mengatasi pohon tumbang di jalan raya. “Kita minta masyarakat cepat melapor jika terjadi bencana di wilayahnya,” tukas Noveri.(333)