Narkoba, Peserta Lelang Dicoret

pejabat-saat-akan-dicek-kesehatan-di-rsudhd-small
DIPERIKSA: Peserta seleksi terbuka jabatan eselon 2 saat melakukan pemeriksaan kesehatan di RSHD Manna, Rabu (16/11)

KOTA MANNA, Bengkulu Ekspress – Setelah melakukan rangkaian tes tertulis,  mulai kemarin hingga hari ini, peserta lelang seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) eselon 2 di lingkungan Pemda Bengkulu Selatan (BS), mengikuti pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba. Jika dalam pemeriksaan kesehatan itu ada peserta yang positif narkoba, maka dipastikan peserta lelang di coret.

“Jika ada peserta lelang positif narkoba, langsung kami coret,” kata ketua panitia seleksi (pansel JPTP eselon 2 Bengkulu Selatan, Sapuan Dani.

Menurut Sapuan, tidak hanya itu, peserta yang tidak sehat atau mengidap penyakit, juga dicoret dari daftar peserta lelang 7 jabatan eselon 2 Bengkulu Selatan. Hal itu dimaksudkan agar peserta lelang benar-benar sehat dan tidak terlibat dari narkoba. Sehingga ketika diberikan amanah untuk memegang jabatan eselon dua, yang bersangkutan siap dan mampu melaksanakannya.

“Adanya seleksi ini, kami ingin nanti pejabat yang ditetapkan bupati benar-benar siap mengemban amanah,” ujarnya.

Dikatakan Sapuan, dari 58 peserta yang ikut lelang 7 jabatan eselon 2 di lingkungan Pemda Bengkulu Selatan yakni kadis Pertanian, PU, DPPKAD, Kesehatan, BPBD,Inspektorat dan kadis Kebersihan. kemudian, tiga pejabat terbaik dari serangkaian tes akan diserahkan ke Bupati. Sehingga Bupati bisa menetapkan satu nama untuk mengisi jabatan kosong tersebut.

“Dari serangkaian tes ini, 20 November 3 nama terbaik peserta lelang untuk setiap jabatan kami serahkan pada Bupati, saat ini kami masih menunggu hasil assassment dari Corien centre paling lambat besok (hari ini red),” demikian  Sapuan. (369)