Mutasi Pejabat ‘Disorot’

Bupati Seluma Bundra Jaya SH MH berbincang dengan pasangan lansia penerima program bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Seluma. Selama ini pasangan lansia tersebut tinggal di pondok kebun yang tak layak ditempati.
Bupati Seluma, Bundra Jaya, SH., MH., berbincang dengan pasangan lansia penerima program bedah rumah dari Pemerintah Kabupaten Seluma. Selama ini pasangan lansia tersebut tinggal di pondok kebun yang tak layak ditempati.

TAIS, Bengkulu Ekspress – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seluma, mendapatkan informasi mutasi Pejabat Eselon II dan III yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Seluma, pada 2017, bermasalah. Hal itu diketahui saat rombongan DPRD Seluma, melakukan perjalanan dinas ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta, sebelum di Sahkannya RAPBD Seluma beberapa hari lalu.

“KASN Sudah pernah memanggil langsung ketua Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) pada Desember 2017, namun belum dipenuhi,” kata Wakil Ketua DPRD Seluma, Dr. Husni Thambrin, SH., MH, kepada Bengkulu Ekspress kemarin (11/1).

Husni menerangkan, sejumlah masalah pada mutasi itu diantaranya, penempatan pejabat struktural dilingkungan ASN Seluma. Kemudian Pejabat Eselon II yang di Plt kan ke jabatan eselon III. Contohnya Asisten I, Mirin Ajib, SH., MH, yang justru di Plt kan ke jabatan lebih rendah sebagai Plt Kabag Administrasi Hukum pada tahun 2016 lalu. Termasuk Asisten I juga menjabat sebagai Plt Kepala Ketahanan Pangan. Padahal itu bukan ranahnya Asisten 1.

Selain itu, jabatan Plt yang dijabat oleh 11 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih dari setahun, seperti jabatan Plt Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sehingga harus dibenahi.

“Ini laporan dari ASN yang dirugikan termasuk LSM banyaknya menyalahi aturan. Sehingga kita langsung mengkonfirmasi langsung ke KASN untuk memastikannya,” ujarnya.

Selain itu, dalam keluhan ASN lainnya, ada mantan narapidana selaku ASN pidana atas kasus korupsi langsung dilantik dan menduduki jabatan struktural. Tak hanya itu Pejabat Eselon II yang masih mampu dan berkualitas justru dinonjobkan, sedangkan masih banyak OPD yang dijabat oleh Plt. “Ini sebuah bentuk kerugian dari kabupaten Seluma ASN banyak yang hebat justru di Nonjobkan dan tidak di berdayakan sehingga meninggalkan seluma ini,”ujarnya.

Sayangnya saat Bengkulu Ekspress mengkonfirmasi hasil kunjungan dewan KASN yang menyoroti mutasi pada 2017 tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda), Irihadi, M.Si., enggan berkomentar. Saat dikejar pertanyaan oleh wartawan dia hanya menjawab no comment.

Sementara, sejauh ini Bupati Seluma, Bundra Jaya, SH., MH., belum berhasil dikonfirmasi. (333)

    Leave a Reply

    Your email address will not be published.*